Showing posts with label Penyakit. Show all posts
Showing posts with label Penyakit. Show all posts

Pengobatan Penyakit Vitiligo (Penyebab, Gejala, Pantangan & Anjurannya)

Kulit merupakan lapisan terluar dari tubuh, yang bisa langsung terlihat secara kasat mata. Warna kulit yang kondisinya tidak sama antar satu bagian dengan bagian lainnya, sangat dipengaruhi oleh keadaan pigmen kulit. Pada bagian kulit tertentu bisa terlihat lebih gelap atau lebih terang dari bagian kulit sekitarnya.

Bagian kulit yang terlihat lebih gelap karena adanya peningkatan pigmen kulit pada bagian tersebut. Ketika kulit cukup lama terkena sinar matahari maka hal ini bisa menyebabkan peningkatan pigmen kulit, ini adalah contoh salah satu penyebabnya. Kondisi peningkatan pigmen kulit ini dinamakan hiperpigmentasi.

Adapun jika kondisi kulit terlihat memudar atau kulit lebih terang dibandingkan kulit sekitarnya, maka kondisi ini disebut dengan hipopigmentasi (pengurangan pigmen kulit), atau bisa juga disebut dengan depigmentasi yaitu hilangnya pigmen kulit.

Pada kondisi terjadinya depigmentasi (hipopigmentasi) inilah yang menyebabkan kulit menjadi tampak adanya bercak-bercak berwarna putih.

Penyakit Vitiligo
Penyakit Vitiligo | Sumber gambar: Wikipedia.org

Penyakit vitiligo menyebabkan hilangnya warna kulit. Vitiligo bisa benyerang bagian kulit tubuh manapun, bahkan bisa menyerang bagian seperti  bagian dalam mulut, rambut dan mata.

Seberapa luas dan tingkat keparahan vitiligo menyerang kulit tidak dapat diprediksikan. Dalam keadaan normal, maka warna kulit, rambut, dan mata ditentukan oleh suatu pigmen yang bernama melanin.

Adapun saat kondisi tubuh yang terserang penyakit vitiligo, maka sel-sel yang membentuk melanin berhenti berfungsi (sel-sel tersebut rusak atau mati).

Hal ini kemudian membuat terbentuknya bercak-bercak putih pada kulit, karena melanin tidak mampu memproduksi warna kulit.

Tidak jarang orang-orang menyebut munculnya bercak putih sebagai penyakit panu. Anggapan ini bisa dibilang keliru, karena ada banyak sekali hal yang menyebabkan timbulnya bercak putih di kulit, bukan hanya infeksi jamur penyebab panu.

Vitiligo termasuk jenis penyakit jangka panjang dan bisa mengenai orang dengan segala usia, namun secara umum penyakit vitiligo dialami sebelum penderita berusia 20 tahun.

Walaupun penyakit ini bisa menyerang orang dengan berbagai warna kulit, namun secara umum gejalanya tampak lebih jelas pada orang yang memiliki kulit hitam.

Bentuk dari penyakit vitiligo sebenarnya ada dua, yang pertama penyakit vitiligo menyeluruh yaitu menyerang pada kedua sisi bagian tubuh. Yang kedua yaitu penyakit vitiligo yang hanya menyerang pada bagian salah satu sisi tubuh saja atau bagian-bagian tubuh tertentu.

Jenis penyakit vitiligo yang paling umum yaitu jenis yang menyeluruh, dengan jumlah penderitanya sekitar 90 persen.

Walaupun penyakit vitiligo tidak menular dan tidak berbahaya, namun penyakit ini bisa mengakibatkan pengidapnya menjadi tidak kurang percaya, sehingga bisa menimbulkan rasa stres.

Melakukan pengobatan vitiligo agar penampilan kulit bisa kembali baik sedia kala, akan tetapi hal itu tidak bisa untuk menyembuhkan penyakit sepenuhnya.

Gejala Vitiligo
Pada penderitanya, penyakit vitiligo bisa menyerang semua bagian kulit tubuh. Adapun bagian tubuh yang paling sering diserang vitiligo adalah permukaan kulit yang paling sering terkena sinar matahari, yaitu wajah, tangan, kaki, wajah, bibir dan leher.

Selain itu penyakit vitiligo juga bisa memberikan dampak buruk pada akar rambut, yang mengakibatkan munculnya uban pada rambut, janggut, bulu mata dan alis.

Gejala penyakit vitiligo umumnya yaitu adanya bercak-bercak yang awalnya berwarna lebih muda dari kulit normal, setelah itu berubah menjadi berwarna putih.

Pada bagian tepiannya kemungkinan bisa memerah dan mengalami peradangan, selain itu juga bisa berpotensi berubah menjadi warna cokelat.

Bercak-bercak tersebut dapat bersifat permanen yang akan rentan terbakar sengatan sinar matahari. Walaupun secara umum tidak menimbulkan iritasi ataupun ruam, namun bercak vitiligo ini berpotensi menimbulkan rasa gatal.

Ketika penderita mengalami terjadinya suatu perubahan yang dirasa tidak wajar (tidak normal) pada bagian kulit, rambut, atau mata maka sangat disarankan untuk mengunjungi dokter. Hal ini agar bisa memperoleh penanganan yang tepat di masa-masa awal gejala, sehingga kondisi penyakit belum parah.


Penyebab Terjadinya Penyakit Vitiligo
Kondisi warna kulit tubuh sangat dipengaruhi oleh kondisi kadar pigmen melanin untuk kulit. Pigmen ini diproduksi oleh sel-sel kulit yang disebut melanosit. Keadaan dimana  jumlah melanosit yang kurang dalam memproduksi melanin untuk kulit, maka akan menyebabkan timbulnya bercak berwarna putih, utamanya di bagian kulit tubuh.

Para ahli kesehatan mempunyai dugaan beberapa penyebab dan faktor risiko dari terjadinya penyakit vitiligo, yaitu:

1. Mekanisme penyakit autoimun dalam tubuh.
Penyakit autoimun merupakan penyakit yang terjadi akibat sistem sistem imun tubuh yang tugasnya sebenarnya untuk melawan dan menyerang bakteri dan virus penyakit, justru menyerang sel-sel tubuh yang sehat.

Terjadi autoimun disebabkan sistem imun melakukan reaksi yang berlebihan dalam mengenali sel-sel tubuhnya sendiri. Dimana sistem imun keliru menilai sel tubuh sehat yang sedang beregenerasi dianggap benda asing yang berbahaya seperti bakteri, virus dan semacamnya.

Terjadinya penyakit vitiligo sebab autoimun, yaitu dimana sistem imun justru menyerang sel-sel pigmen kulit (melanosit) yang menyebabkan pigmen kulit menjadi rusak. Kondisi ini menyebabkan kulit sangat kekurangan melanosit yang akhirnya kulit menjadi terlihat pudar warnanya.

Adapun timbulnya masalah autoimun belum bisa dijelaskan dengan pasti. Namun, disinyalir penyebab timbulnya autoimun karena faktor genetik / keturunan.

2. Kondisi Pigmen Kulit Tidak Sempurna
Pada sebagian orang yang terkena masalah vitiligo diketahui bahwa kondisi sel-sel pigmen kulit mereka kondisinya tidak sempurna. Kondisi seperti ini sangat berhubungan dengan faktor genetik. Sel-sel pigmen kulit yang bermasalah (tidak sempurna) nantinya akan sangat rentan mengalami kerusakan, yang akhirnya terjadi masalah hilangnya sel-sel pigmen kulit.

 3. Serangan Radikal Bebas
Radikal bebas merupakan zat yang menyerang dan menimbulkan kerusakan pada sel-sel tubuh manusia. Paparan radikal bebas yang sangat banyak dan dalam jangka waktu lama seperti paparan asap rokok, zat kimia pada pestisida, hingga radiasi sinar UV, memberikan dampak buruk bagi kulit.

Radikan bebas menyerang sel-sel pigmen kulit yang akhirnya merusak sel-sel pigmen kulit, sehingga kulit kehilangan pigmennya yang akhirnya memicu timbulnya penyakit vitiligo.

4. Faktor Emosional
Kondisi jiwa yang emosional (tidak mampu mengontrol emosi) sehingga mudah marah, sering stres dan sedih, maka kondisi ini bisa meningkatkan resiko penyakit vitiligo. Untuk meminimalisir dampak buruk penyakit vitiligo maka hindari yang namanya banyak pikiran, stres, marah-marah, sedih dan semacamnya.

5. Kondisi Kulit Mengalami Kerusakan
Penyebab munculnya masalah vitiligo dapat juga karena sebelumnya kulit telah mengalami kerusakan. Adapun hal yang membuat kulit mengalami kerusakan seperti karena sering terkena paparan sinar matahari, terkena efek samping dari penggunaan krim berbahan kimia tertentu, tekena paparan bahan-bahan kimia berbahaya dan penyebab lainnya.

6. Autotoxic
Autotoxic merupakan kondisi masuknya zat beracun ke dalam tubuh yang akibatnya bisa merusak kualitas melanosit untuk memproduksi melanin. Yang akhirnya memicu penyakit vitiligo.

Tubuh bisa dimasuki berbagai bahan kimia yang bermacam-macam, itu bisa berasal dari makanan dikonsumsi. Beberapa jenis bahan kimia seperti norepinefrin bisa menjadi racun bagi melanosit, yang kan menghambat produksi melanin.

Masalah seperti pernah mengalami luka bakar ataupun kondisi psikologis yang tidak stabil, juga bisa memicu penyakit ini untuk berkembang dengan cepat.

loading...

Diagnosis Penyakit Vitiligo
Diagnosis penyakit ini biasanya dengan melakukan pemeriksaan fisik oleh dokter. Beberapa hal yang kemungkinan akan ditanyakan oleh dokter, yaitu:
  • Tentang riwayat vitiligo di dalam keluarga, apakah ada anggota keluarga (termasuk paman-bibi dan kakek-nenek) yang juga terkena penyakit vitiligo.
  • Riwayat penyakit autoimun di keluarga.
  • Apakah ada riwayat trauma pada bagian kulit yang terkena vitiligo, seperti adanya penyakit kulit lainnya yang parah di bagian tersebut, kulit bagian tersebut terbakar sinar matahari dan lainnya.
  • Apakah ada bagian tertentu di kulit yang bisa membaik tanpa perlu dilakukan terapi, demikian juga sebaliknya justru memburuk jika tidak dilakukan terapi.
  • Pengobatan apa saja yang sudah dilakukan selama ini.
  • Apakah ada bagian tertentu di kulit yang lebih sensitif saat terkena sinar matahari dan lebih mudah terbakar matahari.

Dokter dalam menentukan hasil diagnosis maka akan melakukan beberapa bentuk pemeriksaan, yang nantinya dokter akan memberikan rekomendasi untuk beberapa jenis pemeriksaan. Salah satunya adalah pemeriksaan kulit yang memalai alat lampu ultraviolet.

Pada proses pemeriksaan ini maka pasien diminta untuk masuk ke dalam ruangan gelap, nantinya ada sebuah lampu yang diletakkan pada jarak sekitar 10 cm dari kulit pasien. Bercak-bercak vitiligo nantinya menjadi sangat mudah terlihat di bawah paparan sinar ultraviolet.

Dengan pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan apakah pasien memang menderita penyakit vitiligo, atau justru mengalami penyakit kulit lainnya seperti panu.

Bentuk pemeriksaan lainnya yang kemungkinan direkomendasikan dokter adalah tes darah, tujuannya untuk memeriksa adanya kemungkinan masalah autoimun, hipertiroidisme, penyakit diabetes, penyakit addison atau lainnya.

Secara global, penyakit vitiligo dialami oleh 1-2% dari populasi dunia, penyakit ini mulai tampak jelas ketika seseorang menginjak umur 20 tahun. Penyakit vitiligo bersifat progresif, dimana apabila penderita terlambat atau tidak segera menanganinya, maka penyakit vitiligo bisa terus berkembang dengan cepat, bahkan bisa berkembang ke hampir semua bagian tubuh jika tidak ditangani.

Mengambil Sampel Kulit
Supaya diagnosis vitiligo tidak salah dengan jenis penyakit lainnya, dimana ada penyakit kulit lainnya yang menimbulkan gejala bercak putih. Salah satu diagnosis yaitu dengan melakukan pengambilan sampel kulit, yang tepat pada bagian bercak putih, untuk kemudian akan diteliti sebagai sampel.

Sampel bercak putih pada kulit tersebut diperiksa di bawah mikroskop, untuk diketahui apakah benar ada sel pigmen kulit yang berkurang atau hilang.

Diagnosis ini dilakukan agar bisa memastikan bahwa bercak putih tersebut muncul akibat vitiligo, bukan karena penyakit panu atau penyakit infeksi jamur lainnya.

Setelah hasil diagnosis diketahui bahwa itu merupakan penyakit vitiligo, maka pengobatan harus segera dilakukan karena penyakit vitiligo bisa meluas ke seluruh tubuh, yang menyebabkan penderitanya menjadi tidak percaya diri dengan penampilannya.

Namun perlu diketahui, bahwa penyakit vitiligo bukanlah jenis penyakit yang menular dari satu manusia ke manusia lainnya.

Pengobatan Vitiligo
Langkah penanganan vitiligo dlakukan untuk memperbaiki kondisi penampilan kulit, dengan cara membuat warna kulit bisa kembali sedia kala seperti ketika sehat. Namun manfaat terapi umumnya cuma memberikan manfaat yang sifatnya hanya sementara saja dimana terapi tidak bisa menjamin untuk bisa mematikan penyebaran penyakit vitiligo sepenuhnya.

Disarankan agar menggunakan tabir surya. Ketika sinar matahari menyengat kulit maka kulit akan mulai memproduksi melanin secara maksimal yang kegunaannya untuk melindungi kulit dari bahaya sinar ultraviolet.

Namun, kondisi orang yang terkena vitiligo hanya memiliki kadar melanin yang sedikit alias tidak mencukupi, hal ini menyebabkan kulit menjadi tidak mampu untuk terlindungi dari sinar matahari. Dengan begitu sangat disarankan agar terhindar dari masalah ini untuk memakai tabir surya SPF 30 atau lebih, kegunaan tabir surya adalah mencegah terjadinya kerusakan pada kulit.

Selain itu, penderita bisa menggunakan krim yang berfungsi untuk membuat warna kulit setara, sehingga bercak-bercak pada kulit menjadi bisa disamarkan. Krim “kamuflase” ini memiliki kemampuan yang tahan air, sehingga walaupun kulit terkena air tetapi bercak-bercak vitiligo tetap bisa disamarkan.

Produk semacamnya yang bisa gunakan untuk mengatasi masalah bercak-bercak adalah produk losion penggelap warna kulit, yang sering disebut tanning lotion.

Penagnanan penyakit vitiligo bisa dengan melakukan prosedur medis di rumah sakit, akan tetapi melakukan prosedur medis biasanya akan memberikan efek samping tertentu. Hal inilah yang membuat dokter dalam langkah awal penanganan vitiligo lebih mengutamakan atau merekomendasikan untuk menggunakan produk perawatan tubuh.

Jika penggunaan produk perawatan tubut tidak memberikan hasil memuaskan, maka barulah dokter memutuskan untuk mengambil langkah penanganan lainnya.

Sebagai pemberitahuan, menjalani langkah penanganan medis juga akan membutuhkan waktu yang lumayan panjang untuk merasakan keefektifan hasilnya, sehingga tidak bisa memberikan hasil yang instan atau cepat. Oleh karena itu, pederita vitiligo harus memiliki kesabaran dan juga menghindari pikiran yang tidak-tidak atau tidak berguna.

Temukan dokter yang tahu cara mengobati vitiligo. Dokter selain berupaya dalam usaha pengobatan, juga harus menjadi pendengar yang baik dan mampu memberikan dukungan moril bagi pasien.

Berikut di bawah ini beberapa prosedur medis yang dilakukan dokter dalam pengobatan penyakit vitiligo:

Rekomendasi Obat Oles Khusus Oleh Dokter
Dokter umumnya memberikan rekomendasi jenis obat oles untuk mengatasi penyakit vitiligo. Beberapa jenis obat yang kemungkinan direkomendasikan yaitu kortikosteroid, losion depigmentasi, dan pimecrolimus atau tacrolimus.

Salep (krim) kortikosteroid diresepkan oleh dokter bagi pengidap vitiligo yang hanya mengalami bercak-bercak pada bagian tubuh tertentu saja, atau mengalami bercak-bercak pada sebagian kecil tubuhnya. Penggunaan salep kortikosteroid ini bukan untuk diterapkan pada wajah, selain itu salep kortikosteroid ini tidak boleh digunakan oleh ibu hamil.

Penggunan jenis salep kortikosteroid memberikan dampak berupa munculnya guratan pada kulit (stretch mark), terjadinya peradangan pada kulit, dan kulit menjadi lebih menipis. Sehingga dalam penggunaan salep ini, dokter akan terus memperhatikan gejala-gejala yang ditimbulkannya secara berkala.

Jenis obat oles yang juga bisa digunakan yaitu tacrolimus dan pimecrolimus. Dimana kedua jenis obat oles tersebut umumnya digunakan dalam usaha menyembuhkan eksim yang membuat gatal-gatal.

Efek samping dari penggunaan obat oles jenis tacrolimus dan pimecrolimus ini yaitu peradangan, kulit menjadi sangat sensitif dari terkena paparan cahaya matahari dan timbul rasa sakit atau sensasi terbakar pada kulit.

Bagi penderita vitiligo yang mengalami bercak-bercak putih di sebagian besar tubuh, maka hal yang bisa dilakukan untuk mengatasinya adalah melakukan terapi depigmentasi, yaitu dengan cara mengoleskan losion yang memiliki kandungan hydroquinone.

Nantinya kandungan hydroquinone tersebut bekerja untuk melunturkan pigmen kulit normal, sehingga warnanya akan mendekati bercak vitiligo. Hal ini membuat bercak vitiligo menjadi lebih tersamarkan.

Melakukan depigmentasi kulit nantinya memberikan efek samping berupa kondisi kulit tubuh menjadi tidak memiliki perlindungan alami dari sinar matahari. Efek samping lainnya yaitu kemungkinan bisa menimbulkan rasa perih, gatal, dan kulit menjadi tampak kemerahan.


Analog vitamin D
Hal yang penting selalu diingat oleh penderita vitiligo yaitu usahakan agar tidak terlalu lama terkena sinar matahari langsung, hal itu karena bisa menyebabkan kerusakan pada kulit. Padahal, vitamin D adalah sumber penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi.

Oleh karena itu, para penderita vitiligo akan sangat memperlukan asupan suplemen vitamin D, agar kebutuhan tubuhnya akan vitamin D menjadi terpenuhi dengan baik.

Penggunaan suplemen vitamin D seperti ini bisa dikonsumsi disaat Anda juga sedang dalam masa mengonsumsi obat fototerapi atau kortikosteroid.

Terapi Cahaya (Fototerapi)
Langkah medis ini kemungkinan diambil dokter ketika kondisi bercak-bercak pada penderita vitiligo telah cukup parah, atau bercak-bercak telah menyebar sangat luas di banyak bagian tubuh, sehingga untuk mengatasinya tidak mempan untuk ditangani hanya dengan obat oles.

Metode terapi ini, caranya yaitu dengan memakai cahaya ultraviolet A (UVA) atau B (UVB) yang tujuannya agar mengembalikan warna kulit yang telah terserang vitiligo.

Hanya saja melakukan langkah medis ini bukan tanpa efek samping, tubuh yang terkena Paparan UVA yang sangat banyak dikhawatirkan bisa meningkatkan risiko kanker kulit.

Dan dengan melakukan paparan UVB, dimana kegunaan dari melakukan paparan UVB pada tubuh adalah menurunkan risiko kanker akibat dari melakukan paparan UVA.

Terapi Laser
Langkah medis ini juga bertujuan untuk mengembalikan warna kulit dari serangan bercak-bercak vitiligo. Langkah medis terapi laser ini hampir sama dengan terapi cahaya (fototerapi), hanya saja bedanya kalau terapi laser dilakukan hanya untuk mengatasi vitiligo yang menyerang sebagian kecil kulit tubuh.

Operasi Cangkok Kulit
Pada prosedur medis ini, dimana nantinya kulit sehat dari bagian tubuh yang tidak mengalami vitiligo akan diambil, kemudian digunakan untuk melapisi kulit yang terkena bercak-bercak.

Langkah operasi ini diambil jika kondisinya bercak-bercak vitiligo hanya mengenai sebagian kecil bagian tubuh, serta penyakit vitiligo tidak berkembang ke bagian lainnya.

Dengan metode ini, sangat diharapkan bisa berhasilnya penyembuhan vitiligo, dimana nantinya sel pigmen kulit secara alami akan berkembang dengan sendirinya di area yang baru tersebut.

Makanan dan Vitamin untuk Penderita Vitiligo
Dari laman “Tanya Dokter” di Alodokter.com, seorang bertanya kurang lebihnya: “Makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh penderita Vitiligo? Apa benar jika mengonsumsi Vitamin B komplek dan Asam Folat bisa membantu repigmentasi?

Maka dr. Lina Saleh menjawab pertanyaan ini, bahwa tidak ada pantangan atau larangan khusus maupun anjuran khusus mengenai makanan tertentu pada penderita vitiligo.

Selain itu, tidak diketahui adanya penjelasan ahli kesehatan tentang manfaat vitamin E dan Vitamin C pada penderita vitiligo.

Adapun asupan seperti asam folat dan vitamin B12 pada beberapa penelitian dikatakan memiliki potensi untuk membantu proses pigmentasi, sehingga mengonsumsi asupan yang memiliki kandungan asam folat dan vitamin B12 disarankan bagi penderita vitiligo.

dr. Adithia Kwee di laman tanya-jawab klikdokter.com menjelaskan bahwa tidak ada pantangan makanan bagi penderita vitiligo, karena penyakit vitiligo adalah kelainan yang disebabkan pigmen, dan itu tidak ada pengaruhnya dengan asupan makanan.

Namun secara umum tentunya seseorang harus mengonsumsi makanan sehat, berupa sayur-sayuran, buah-buahan, makanan kaya protein, makanan kaya serat dan jenis-jenis makanan sehat lainnya

Hal-hal Penting Lainnya Bagi Penderita Vitiligo

Gunakan Pelindung Dari Sinar Matahari
Hindari terlalu lama terkena sinar matahari langsung. Bagi penderita vitiligo sangat disarankan agar menggunakan lotion tabir surya, dengan SPF 8-15 untuk kulit gelap dan SPF 15-30 untuk kulit putih. Manfaatnya adalah agar melindungi kulit terhadap UVA dan UVB, dimana penderita akan memperoleh perlindungan dari sinar matahari yang bisa membahayakan kondisi penyakit.

Gunakan Kosmetik Sebagai Penutup
Apabila muncul bercak-bercak putih di kulit maka salah satu cara mengatasinya yaitu dengan menggunakan produk kosmetik yang dapat menutup area yang bermsalah, sehingga dengan penggunaan produk tersebut bisa meminimalisir perbedaan warna pada kulit. Dengan kata lain penggunaan produk kosmetik menyembunyikan bercak putih pada kulit.

Lindungi Kulit Dari Luka
Penderita vitiligo hendaknya memperhatikan perlindungan kulit dari luka. Hal itu karena sebuah luka kecil atau abrasi pada kulit dikhawatirkan bisa memunculkan rasa nyeri yang lumayan sakit, bahkan bisa berpotensi terjadinya pendarahan, selain itu bisa meningkatkan resiko menyebarnya vitiligo dengan cepat di bagian tubuh yang mengalami luka.

Pengobatan PUVA
Ini adalah salah satu bentuk pengobatan rumah yang tentunya harus dengan bimbingan dokter, yaitu psoralen dan terapi ultraviolet A (PUVA). Dokter dalam memberikan anjuran akan melakukan penyesuaian dosis cahaya yang tepat.

Terapi pengobatan umumnya dilakukan dua atau tiga kali dalam seminggu. Tetapi terapi ini jangan dilakukan pada anak-anak karena bisa mengakibatkan dampak penyakit katarak pada mata.

Bahan kimia yang dipakai dalam terapi ini nantinya bereaksi dengan sinar ultraviolet, yang tujuannya agar bisa mengurangi bercak putih pada kulit (dari kedua elemen tersebut). Terapi pengobatan ini memerlukan banyak waktu, sehingga jangan mengharap memperoleh hasil instan dari terapi ini.

Komplikasi Penyakit Vitiligo
Jika penderita mencueki atau tidak menangani penyakit vitiligo dengan benar, maka penyakit ini bisa terus berkembang, bahkan bisa menyebabkan komplikasi yaitu kulit mudah terbakar matahari, masalah pada mata, peradangan pada iris (iritis), gangguan pendengaran dan kanker kulit.

Vitiligo Pada Anak-Anak
Penyebab umum dari terjadinya vitiligo pada anak-anak yaitu karena faktor genetik. Seorang ilmuwan bernama Dr. Rajesh Shah. MD sudah melakukan pengamatan tentang hal ini, dengan melakukan studi di Life Force.

Hasilnya pasien anak-anak vitiligo umumnya memiliki anggota keluarga (seperti saudara kandung, orang tua, kakek, nenek, paman atau bibi) yang mengalami penyakit vitiligo, diabetes, hypothyroidism, kanker, anemia dan alopecia areata.

Adapun bentuk gejala vitiligo pada anak-anak yaitu munculnya bercak warna lebih muda dari kulit normal, yang setelah itu lama kelamaan menjadi putih, bercak-bercak ini umumnya muncul pada area tubuh yang sering terkena sinar matahari langsung. Bagian lainnya yang juga rentan terkena vitiligo adalah daerah sekitar mulut, sekitar ketiak atau selangkangan, mata, pusar dan lubang hidung, pusar.

Tindakan Orang Tua Terhadap Anak Yang Didiagnosis Vitiligo
Saat orang tua mengetahui anaknya didiagnosis vitiligo, maka tentunya orang tua akan merasa terkejut, atau mungkin bisa mengalami shock. Hal pertama yang harus dilakukan orang tua adalah menanamkan kepercayaan diri pada anak.

Dan juga orang tua harus memotivasi anak agar selalu semangat dan energik dalam menjalani kehidupan ini. Berikut panduan bagi para orang tua yang memiliki anak yang mengalami vitiligo:

1. Terima situasi yang sudah ada, dimana jika orang tua menerima dengan lapang dada dari penyakit yang diderita anak, maka hal ini bisa membuat lebih mudah bagi anak Anda agar bisa menjalani kehidupan dengan baik.

2. Orang tua tidak perlu terlalu protektif untuk mencoba menyembunyikan bercak vitiligo anak, hal itu karena anak-anak biasanya mempunyai perasaan yang tajam dan cenderung sensitif.

Jika orang tua terlalu memaksakan agar anak mau mengenakan pakaian terlalu tertutup, maka hal ini justru menyebabkan timbulnya perasaan rendah diri pada diri anak. Biarkan saja anak-anak memilih pakaiannya.

3. Orang tua tidak perlu berlebihan dalam memeriksakan penyakit anak. Jika terlalu sering dalam mengecek kondisi penyakit anak, hal ini justru akan menimbulkan rasa kegelisahan pada anak, apalagi jika orang tuanya juga ikut gelisah ketika melihat penyakit anaknya.

Hal yang disarankan dan sangat bagus yaitu hendaknya orang tua mengcek kondisi penyakit anak ketika sang anak sudah tidur.

Referensi Lainnya:

Pembengkakan Kelenjar Getah Bening (Gejala, Penyebab & Pengobatannya)

Kelenjar getah bening berada di banyak di titik-titik bagian tubuh, hanya saja ada bagian titik-titik tertentu yang mempunyai kelenjar yang lebih banyak.

Beberapa bagian tubuh yang banyak terdapat kelenjar getah bening adalah di dada, leher, ketiak dan selangkangan paha.

Pembengkakan kelenjar getah bening merupakan sebuah keadaan dimana kelenjar getah bening yang terdapat sel darah putih di dalamnya mengalami masalah pembesaran.

Letak Kelenjar Getah Bening
Sumber gambar: Emedicinehealth.com  

Keberadaan kelenjar getah bening di dalam tubuh sebenarnya memiliki fungsi yang sangat penting, dimaa kelenjar getah bening adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh.

Manfaat sistem kekebalan tubuh adalah untuk menangkal serangan infeksi virus dan bakteri pada tubuh, sehingga tidak menyebabkan masalah kesehatan.

Dengan begitu sistem getah bening merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh. Kelenjar getah bening berfungsi untuk menyaring cairan bening yang mengalir, lalu menangkap bakteri, virus, dan zat asing lainnya, yang setelah itu akan dihancurkan oleh sel darah putih khusus yang disebut limfosit.

Umumnya saat kelenjar getah bening mengalami masalah berupa infeksi, maka kelenjar getah bening akan membengkak. Setelah infeksi mulai mereda maka kelenjar getah bening kembali mengempis sedikit demi sedikit.

Anda perlu berhati-hati ketika terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening, hal itu karena dikhawatirkan bisa mengakibatkan masalah yang serius. Anda perlu untuk pergi ke dokter ketika mengalami gejala berupa:
  1. Terasa sakit ketika kelenjar getah bening terasa disentuh atau ditekan.
  2. Saat kelenjar getah bening mulai membengkak, secara tiba-tiba kondisi tubuh menjadi lemah, lesu dan  tidak bersemangat.
  3. Saat malam hari, sering mengalami berkeringat.
  4. Pembengkakan kelenjar getah bening terjadi selama  dua minggu atau lebih.
  5. Munculnya masalah di tenggorokan berupa rasa perih, susah untuk menelan makanan, dan mengalami gangguan dalam bernapas.
  6. Terkena demam yang lama sekali sumbuhnya.
  7. Tungkai mengalami bengkak, akibat kondisi penyumbatan sistem getah bening.
  8. Terjadi penurunan berat badan secara tidak wajar.

Infeksi yang memicu resiko pembengkakan kelenjar getah bening yaitu radang tenggorokan, infeksi telinga, infeksi gigi dan mulut, infeksi pada kulit, penyakit campak, mononukleosis, dan HIV (virus penyebab AIDS).

Walaupun kelenjar getah bening berada di banyak titik-titk bagian tubuh, tetapi umumnya terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening terkonsentrasi pada bagian leher, bagian bawah dagu, ketiak, dan pangkal paha. Bagian-bagian tersebut yang sering terkena masalah pembengkakan.

Dalam kondisi sehat (normal), kelenjar getah bening tidak teraba, jika memang teraba maka itupun terasa kecil sekali.

Terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening menyebabkan ukurannya membesar, hingga akhirnya bisa terlihat seperti benjolan.

Pada kasus yang telah terjadi, seringnya pembengkakan kelenjar getah bening muncul karena serangan virus atau bakteri. Terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening akibat infeksi disebut dengan ‘limfadenitis’.


Penyebab Terjadinya Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
Penyebab pembengkakan kelenjar getah bening yang paling sering adalah disebabkan serangan infeksi virus atau bakteri. Tetapi umumnya infeksi yang diakibatkan masih dalam tahap ringan.

Beberapa dampak yang ditimbulkan dari infeksi ringan tersebut yaitu pilek, demam kelenjar, infeksi telinga, infeksi gigi, infeksi tenggorokan, radang amandel, dan infeksi kulit (selulitis).

Saat kondisi pembengkakan, pada kelenjar getah bening yang mengalami bengkak dapat menimbulkan rasa sakit. Selain itu, terkadang penderita juga mengalami demam, batuk, dan nyeri tenggorokan.

Terdapat beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko pembengkakan kelenjar getah bening, yaitu:
  1. Campak, yaitu penyakit akibat serangan infeksi virus yang dampaknya menimbulkan tanda bintik-bintik merah pada kulit.
  2. Tuberkulosis, terjadi akibat infeksi bakteri yang menyebabkan munculnya gejala batuk dalam waktu lama.
  3. Sifilis, yaitu penyakit akibat infeksi bakteri yang penyebarannya ditularkan melalui hubungan seksual.
  4. Rubella, yaitu penyakit akibat infeksi virus yang menimbulkan ruam berupa bintik-bintik kecil berwarna merah pada kulit.
  5. Rheumatoid arthritis, yaitu penyakit autoimun yang menyerang sendi tubuh, yang menimbulkan rasa sakit atau nyeri.
  6. Penyakit lupus, merupakan jenis penyakit autoimun yang menyerang pada sel darah, kuit, sendi, dan organ tubuh.
  7. Sarcoidosis, merupakan penyakit yang menimbulkan gejala berupa gumpalan pada jaringan tubuh, hingga akhirnya membengkak.
  8. Cytomegalovirus, merupakan penyakit akibat serangan infeksi virus yang penularannya melalui media urine dan air liur.
  9. HIV, merupakan penyakit akibat infeksi virus yang melemahkan sistem imun tubuh.

Pada kejadian pembengkakan kelenjar getah bening akibat kanker, umumnya pembengkakan yang terjadi cukup besar, bahkan agar bengkak bisa menjadi kempes maka prosesnya bisa menunggu beberapa minggu.

Ciri-ciri lainnya adalah ketika disentuh maka kelenjar dirasakan cukup keras, namum tidak menimbulkan rasa sakit ketika disentuh seperti itu.

Ciri-ciri lainnya yaitu menimbulkan keringat di malam hari, dan berat badan menurun secara tidak wajar penyebabnya.

Beberapa contoh jenis kanker yang dapat mengakibatkan resiko pembengkakan kelenjar getah bening yaitu limfoma non-Hodgkin dan leukemia limfositik kronis. Kedua jenis kanker tersebut di dalam tubuh akan melakukan kerusakan pada sel darah putih.

Sebenarnya, meningkatnya resiko pembengkakan kelenjar getah bening tersebut tidak hanya karena munculnya dua jenis kanker tersebut.

Pada jenis kanker selainnya yang tumbuh di bagian tubuh manapun, tetap bisa menimbulkan resiko karena ada kemungkinan kanker bisa menyebar ke kelenjar getah bening.

loading...

Pengobatan Pembengkakan Kelenjar Getah Bening  
Apabila Anda sedang mengalami pembengkakan kelenjar getah bening, yang kemudian muncul rasa sakit, berikut beberapa tips penting yang bisa Anda lakukan di rumah:

Anda bisa melakukan kompres hangat. Caranya, pertama-tama siapkan kain lap bersih dan air panas. Celupan kain lap ke dalam air panas, lalu kain tersebut diperas. Kemudian ditempel ke bagian tubuh yang mengalami bengkak.

Hati-hati, hindari menempelkan kain yang masih terlalu panas pada kulit tubuh, yang mengakibatkan kulit kepanasan atau melepuh.

Ketika rasa sakit muncul maka Anda bisa minum obat antinyeri. Anda bisa menggunakan obat penghilang rasa sakit (analgetik), jenis obat tersebut bisa dibeli secara langsung dari apotek (tanpa resep dokter).

Jenis obat penghilang rasa sakit yaitu ibuprofen, aspirin dan acetaminophen (parasetamol).

Untuk bisa memulihkan kondisi tubuh dengan lebih optimal, maka sangat penting agar Anda melakukan istirahat yang mencukupi, kalau bisa Anda melakukan tidur siang selama 30 menit, selain juga melakukan tidur malam yang cukup dan berkualitas.

Anda harus menghindari melakukan aktivitas yang terlalu berat. Dengan istirahat yang cukup, sangat bermanfaat agar sistem kekebalan tubuh bisa menjadi lebih kuat.

Pada umumnya, kondisi pembengkakan akibat virus bisa kembali normal setelah tubuh sudah terbebas dari infeksi virus tersebut.

Sehingga dalam keadaan seperti ini tidak dibutuhkan penggunaan antibiotik. Hal itu karena penggunaannya tidak memberikan manfaat berarti dalam mengatasi infeksi virus.

Untuk pengobatan pembengkakan kelenjar getah bening karena penyebab lainnya, maka akan dijelaskan dibawah ini (dimana pengobatan sangat tergantung dari penyebabnya):
  • Gangguan Autoimun, dimana pembengkakan terjadi akibat penyakit autoimun seperti lupus atau rheumatoid arthritis. Untuk pengobatannya yaitu perlu mengatasi gejalanya dan juga menekan (menurunkan fungsi) respon imun agar tidak berlebihan.
  • Untuk pengobatan dari masalah pembengkakan akibat infeksi bakteri yaitu dengan menggunakan antibiotik. Adapun apabila diakibatkan infeksi HIV, maka perlu campur tangan dokter sepenuhnya, dimana dokter biasanya akan memberikan obat khusus.
  • Pembengkakan akibat kanker akan diobati tergantung dari jenis kanker yang menyerang. Bentuk pengobatan biasanya dapat berupa operasi, kemoterapi dan radiasi. Dokter biasanya juga akan memberikan pilihan pada pasien pada bentuk pengobatan untuk dirinya

Ingat, Anda harus pergi ke dokter ketika kondisi pembengkakan kelenjar getah bening mempunyai karakteristik berikut ini:
  • Pembengkakan terus memperbesar, bahkan terus ada selama dua sampai empat minggu.
  • Pembengkakan timbul tanpa sebab yang jelas.
  • Pembengkakan terasa keras sekali.
  • Muncul rasa demam, keringat malam dan penurunan berat badan yang tidak wajar (aneh).
  • Muncul sakit tenggorokan dan susah menelan makanan.


Pengobatan oleh Dokter
Kondisi pembengkakan kelenjar getah bening yang masih tahap ringan, maka umumnya dapat sembuh dengan mudah dan dalam waktu yang tidak lama, asalkan bisa menjaga tubuh dengan baik, seperti istirahat yang cukup dan meningkatkan asupan air putih.

Biasanya yang dilakukan orang-orang untuk meredakan gejala nyeri yang muncul, yaitu dengan menggunakan obat-obatan pereda rasa sakit seperti paracetamol dan ibuprofen. Obat jenis ini dapat dibeli secara bebas di apotek.

Apabila dirasa perlu untuk mengonsultasikan masalah pembengkakan kelenjar getah bening ke dokter, maka metode pengobatannya nantinya oleh dokter akan disesuaikan dengan keadaan pasien, serta apa yang mendasari dari penyakit pasien.

Sebagai contoh, ketika terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening akibat infeksi bakteri, biasanya dokter akan memberikan resep berupa obat antibiotik.

Apabila pembengkakan yang terjadi diakibatkan oleh penyakit autoimun seperti lupus, rheumatoid arthritis, dan lainnya, maka akan dilakukan terapi untuk mengobati penyakit yang mendasarinya.

Apabila pembengkakan kelenjar getah bening diakibatkan oleh kanker, maka biasanya dokter akan mengambil tindakan berupa prosedur bedah ataupun kemoterapi.

Komplikasi dari Pembengkakan Kelenjar Getah Bening
Komplikasi adalah hal yang tidak diinginkan. Komplikasi bisa muncul apabila infeksi penyebab pembengkakan kelenjar tidak mendapatkan pengobatan yang baik, ataupun terlambat untuk diobati.

Komplikasi yang terjadi berupa pembentukan abses. Dimana abses adalah sekumpulan nanah yang muncul karena masalah infeksi. Nanah tersebut merupakan gabungan dari sel darah putih, bakteri, cairan, dan jaringan mati.

Apabila masalah komplikasi ini bisa sampai muncul, penanganannya oleh dokter biasanya dengan pemberian resep obat antibiotik, serta akan diterapkan proses drainase yang bertujuan untuk bisa membersihkan cairan abses tersebut.

Kondisi cairan abses saat itu adalah terjebak di dalam tubuh, tepatnya terjebak di bagian dekat organ vital, hal ini cukup mengkhawatirkan karena bisa mengakibatkan timbulnya masalah pada bagian tersebut. Sehingga perlu dibersihkan.

Jenis komplikasi penyakit lainnya, yaitu diawali dengan masalah bakteremia, itu merupakan kondisi infeksi di dalam aliran darah.

Infeksi yang tidak segera diobati dengan baik akan menyebabkan terjadinya peningkatan risiko tersebarnya bakteri ke dalam aliran darah, hal ini dapat mengakibatkan sepsis.

Masalah sepsis ini sangat serius, karena dampaknya yang terburuk adalah resiko gagal organ tubuh dan kematian.

Penderita yang mengalami masalah sepsis biasanya akan dirawat di rumah sakit, yang nantinya akan menjalani terapi antibiotik melalui pembuluh darah.

Referensi: Webmd.com, Mayoclinic.org, Medlineplus.gov, dan lainnya

8 Bahaya Akibat Tubuh Kurang Serat (Bahaya Jika Kelebihan Serat)

Seperti halnya vitamin dan mineral, serat adalah asupan nutrisi yang penting sekali bagi tubuh, terutama untuk sistem pencernaan, dan untuk kesehatan tubuh secara umum.

Fungsi serat ini untuk mengikat lemak di dalam tubuh, agar bisa dicerna oleh tubuh secara sempurna. Manfaat serat untuk kesehatan tubuh sangatlah banyak, sehingga penting untuk mencukupi kebutuhan asupan serat dalam setiap harinya.

Dari sebubah riset menemukan bahwa tidak sedikit orang yang hanya mengambil asupan 15 gram serat dalam sehari, padahal kebutuhan harian sehat adalah 25-40 gram dalam sehari.

Makanan Tinggi Serat
Makanan Tinggi Serat | Sumber gambar: Healthcastle.com Labosp.com

Tanda-tanda tubuh yang kekurangan asupan serat adalah mudah merasa lapar dan mengalami masalah buang air besar, dimana kurang mengonsumsi asupan serat berdampak pada proses sistem pencernaan yang bergerak lambat.

Makanan yang kaya serat yaitu, alpukat, gandum utuh, kentang, kedelai, pisang, pepaya, brokoli, apel, oatmeal, balckberry, kubis, asparagus, pir, jagung, kacang almond, buah sawo, anggur, stawberry dan mangga.

Umumnya makanan yang kaya akan kandungan serat, juga kaya akan kandungan vitamin dan mineral, disamping juga rendah kalori.

Akibat Kurang Serat Bagi Tubuh

1. Kadar Gula Darah Menjadi Tidak Stabil
Hal yang membuat tingginya resiko seseorang terkena penyakit diabetes, salah satunya karena kurang mengonsumsi asupan serat. Dimana kondisi tubuh yang kekurangan serat mengkibatkan terganggunya kestabilan kadar gula di dalam darah.

Mengonsumsi makanan yang miskin kandungan serat, seperti salah satunya jenis makanan karbohidrat olahan yang tinggi kandungan gulanya tetapi rendah serat.

Contohnya yaitu roti putih dan makanan yang manis, mengonsumsi kedua makanan ini bisa membuat kenaikan gula darah dengan sangat cepat, sehingga sangat berbahaya.

Sebaliknya, mengonsumsi makanan yang kaya kandungan serat memiliki fungsi untuk memperlambat penyerapan gula yang berlebih, sehingga membuat kadar gula di dalam darah menjadi lebih stabil.

Penelitian telah menemukan bahwa makanan yang mengandung serat bermanfaat untuk menurunkan risiko penyakit diabetes tipe 2. Dari laman Everydayhealth.com, bahwa konsumsi makanan tinggi serat menjadi cara yang terbaik dan sehat untuk mengontrol gula darah tinggi. Selain itu, serat bisa membuat Anda kenyang lebih lama.

"Kandungan Serat mempromosikan kesehatan usus yang baik, menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung, dan mengontrol gula darah," kata Amy Kranick.

Amy Kranick adalah seorang ahli diet terdaftar, dan ahli pendidik diabetes bersertifikat di Vanderbilt University Medical Center di Nashville, Tenn.

"Serat tidak memerlukan insulin [untuk dicerna], sehingga tidak dihitung sebagai bagian dari karbohidrat Anda," kata Amy Kranick.

Amy Kranick juga menjelaskan bahwa kandungan serat juga membantu seseorang agar bisa dengan baik dalam mengelola kebiasaan makan menjadi lebih sehat.

Hindari makanan olahan atau makanan cepat saji, dimana konsumsi makanan seperti itu bisa membuat Anda kemungkinan besar akan kekurangan asupan serat yang dibutuhkan tubuh.

Dengan begitu, Anda hanya perlu meningkatkan asupan serat maka ini akan bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan tubuh secara umum, termasuk mengontrol tingkat gula darah.


2. Resiko Obesitas
Serat bekerja untuk mengikat lemak, hal ini berguna agar lemak menjad lebih mudah dicerna dan mudah untuk dibuang dari dalam tubuh.

Sehingga, kondisi tubuh yang kekurangan asupan serat mengakibatkan lemak menjadi sulit keluar dari dalam tubuh, yang akhirnya akan mengendap. Hal inilah yang menyebabkan resiko tingginya obesitas pada seseorang.

Serat memiliki sifat yang mengenyangkan perut, hal ini sangat penting untuk mencegah Anda dari konsumsi makanan secara berlebihan.

Hal itu karena makanan yang kaya akan kandungan serat akan memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna dibandingkan asupan gula dan karbohidrat olahan.

Nafsu makan yang terkontrol dengan baik maka akan mencegah kenaikan berat badan yang berlebihan, Anda pun dengan begitu bisa terbebas dari masalah obesitas.

3. Sembelit
Sembelit atau sebuah keadaan kesulitan dalam melakukan BAB (buang air besar), dimana penyakit sembelit ini menyebabkan ketidaknyamanan pada lambung dan perut. Perut juga menjadi terasa penuh.

Munculnya sembelit, utamanya karena kurangnya asupan serat. Beberapa hal lainnya yang memicu sembelit adalah kebiasaan makan yang terlalu sedikit mengunyah (makan terlalu cepat), suka menahan BAB, dan beberapa faktor lainnya.

Mengonsumsi air putih yang cukup, sayuran, biji-bijian dan buah bisa untuk membantu mengobati penyakit sembelit. Anda juga perlu rutin berolahraga sehingga tubuh menjadi sehat. Selain itu, hindari konsumsi makanan yang tinggi lemak dan kalori.

4. Penyakit Kardiovaskular
Tingginya kadar kolesterol (LDL) di dalam tubuh bisa juga karena kurangnya konsumsi asupan serat. Bahaya dari tingginya kolesterol di dalam tubuh beresiko pada penyakit jantung koroner, arteri dan stroke.

Makanan seperti pir, jerus, gandum dan kacang-kacangan memiliki manfaat kandungan serat larut, berfungsi untuk mengikat kolesterol jahat (LDL) di saluran penecernaan. Hal ini bermanfaat agar lebih sedikit kolesterol berbahaya yang diserap oleh tubuh. Sehingga kolesterol pun menurun.

Manfaat serat ini juga mampu untuk mengatasi masalah tekanan darah tinggi. Mengosumsi asupan makanan yang di dalamnya memiliki kandungan serat yang tinggi, mampu secara efektif untuk menormalkan tekanan darah, sehingga tercegah dari masalah hipertensi.

Tekanan darah tinggi bisa memicu tingginya resiko penyakit jantung dan stroke, sehingga hipertensi ini sangat berbahaya.

Sudah ada beberapa studi telah membuktikan bahwa kandungan serat yang diperoleh secara alami dari makanan, mampu melindungi jantung Anda. Serat mampu menurunkan kolesterol, menurunan berat badan, mengurangi risiko stroke dan diabetes tipe 2.

Kandungan serat yang juga mudah dicerna berupa sayuran, buah, biji-bijian dan kacang-kacangan. Anda harus memasukan makanan-makanan tersebut ke dalam menu konsumsi Anda sehari-hari.

Hendaknya Anda menukar konsumsi biji-bijian olahan menjadi biji-bijian yang kaya serat. Penelitian telah menunjukan bahwa konsumsi biji-bijian kaya serat mampu menurunkan risiko stroke hingga 36% dan menurunkan risiko diabetes tipe 2 hingga 30%. Penurunan resiko pada kedua penyakit tersebut juga berdampak pada penurunan risiko penyakit jantung.

loading...

5. Kanker
Jarang mengonsumsi makanan berserat bisa meningkatkan resiko kanker usus besar dan kanker lambung. Fungsi kandungan serat bekerja untuk menangkal dampak negatif dari racun yang menyerang organ usus.

Serat bekerja untuk mengoptimalkan proses pembuangan racun dari dalam tubuh. Kandungan serat ini juga bekerja untuk melancarkan buang air besar (BAB).

Serat berfungsi untuk menyerap asam empedu dan zat-zat lainnya yang keberadaan bisa berdampak buruk pada lapisan usus. Hal ini penting untuk mencegah pertumbuhan kanker usus.

Selain itu, sebuah studi juga menemukan bahwa manfaat serat dapat menurunkan resiko kanker payudara. Hal itu karena kandungan serat bekerja untuk mengikat estrogen yang berlebih dan juga racun yang dapar merusak.

Dilansir dari laman Webmd.com. Dr Denis Burkitt yang merupakan seorang ahli bedah Irlandia, menjelaskan bahwa orang-orang di Afrika memiliki resiko rendah dari terkena kanker kolorektal. Adapun orang-orang di Amerika memiliki resiko lebih tinggi terkena penyakit organ usus, bahkan hingga penyakit kanker usus.

Dr Denis Burkitt menilai hal ini karena adanya perbedaan pola makan. Orang-orang Afrika banyak mengonsumsi makanan sehat seperti jagung, kacang-kacangan, dan makanan yang kaya serat lainnya. Adapun orang Amerika lebih sering mengonsumsi makanan olahan.

Beberapa studi telah menemukan keterkaitan antara asupan serat dan penurunan resiko penyakit kanker. Walaupun para ilmuwan mengatakan masih butuh penelitian yang lebih mendalam mengenai hal ini.

Penelitian menyebutkan bahwa makanan yang kaya kandungan serat membantu Anda memiliki berat badan yang normal dan sehat, hal ini berguna untuk membantu menurunkan risiko berbagai jenis penyakit kanker.

Beberapa penelitian telah mennujukan bahwa serat memiliki peran dalam mencegah kanker usus besar. Pada sejumlah studi menunjukkan bahwa lebih banyak serat yang dikonsumsi maka akan semakin kecil kemungkinan terkena resiko kanker usus besar.

Brett E. Ruffo, MD, asisten profesor klinis bedah di Rumah Sakit Stony Brook University, menjelaskan bahwa serat sangat penting untuk kesehatan kolon, tetapi belum ada yang bisa menjelaskan dengan pasti apakah serat membantu mencegah kanker kolorektal .

Mengenai kanker payudara, beberapa peneliti menilai bahwa kandungan serat mampu menurunkan risiko kanker payudara, hal itu karena serat mampu mempengaruhi produksi hormon tubuh menjadi lebih baik.

Ada beberapa penelitian yang mendukung adanya manfaat serat untuk mencegah penyakit kanker payudara. Tetapi penelitian lebih lenjut tetap diperlukan.

Penelitian juga mengaitkan serat dan penurunan resiko kanker prostat. Walaupun para ilmuwan belum bisa menyimpulkan tentang besarnya pengaruh asupan serat dalam pencegahan kanker prostat.

6. Gangguan Pencernaan
Fungi serat ini sangat dibutuhkan bagi kesehatan organ pencernaan, akibat tubuh kekurangan serat maka akan timbul masalah-masalah pada organ pencernaan. Salah satunya penyakit konstipasi yang muncul akibat sering mengonsumsi makanan berlemak dan malas untuk menonsumsi makanan berserat.

Memenuhi kebutuhan asupan serat dengan baik sangat penting untuk baiknya proses pencernaan di dalam tubuh, termasuk menyehatkan organ usus sehingga membuat lancar proses BAB. Bentuk lainnya dari tanda-tanda seseorang mengalami gangguan pencernaan yaitu sakit perut, diare, sering mual dan muntah.

Oleh karena itu, sangat penting menjaga pencernaan tubuh, selain Anda harus mencukupi asupan serat, Anda juga harus minum air putih yang mencukupi kebutuhan tubuh. Dimana manfaat air putih ini untuk melancarkan proses metabolisme tubuh dengan baik.


7. Sindrom Iritasi Usus (IBS)
Kurangnya asupan serat bisa menyebabkan terjadinya sindrom iritasi usus (IBS), kondisi IBS dimana saraf dan otot pada usus besar mengalami sangat sensitif terhadap jenis makanan tertentu. Dampaknya bisa menyebabkan terjadinya perut kembung, diare, kram, gas berlebih dan sembelit.

Walaupun IBS belum ada obatnya, Anda tetap bisa untuk menghilangkan gejalanya. Beberapa cara alami untuk menghindari gejala IBS adalah batasi konsumsi makanan berlemak, hindari minuman beralkohol dan soda, hindari stres, dan perbanyak konsumsi serat yang bisa diperoleh dari sayuran, biji-bijian dan lainnya.

8. Hemorrhoids
Kondisi wasir dimana pembuluh darah mengalami pembengkakan di bagian dekat anus dan bagian bawah rektum. Untuk mengatasi permasalahan ini disarankan mengambil asupan kaya serat yang berasal dari sayuran, gandum utuh, dan lannya. Selain itu, perbanyak minum air putih sehingga feses bisa lebih melunak, yang membuatnya lebih mudah dalam melewati sistem pencernaan.

Adapun jika kondisi feses keras akan beresiko pada terjadinya perdarahan, hal ini cukup berbahaya, jika kondisi semakin parah maka segera ke dokter.

Jika Tubuh Kelebihan Asupan Serat
Asupan serat memang penting, tetapi jika berlebihan dalam mengonsusi serat juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Dimana serat memiliki sifat untuk menyerap cairan, jika berlebihan mengonsumsi serat maka bisa membuat Anda rentan mengalami dehidrasi.

Kondisi dehidrasi dimana tubuh kekurangan cairan, akan mengakibakan dampak buruk lainnya yaitu gangguan buang air besar karena tubuh kekurangan cairan.

Berlebihan dalam mengonsumsi makanan tinggi serat juga mengakibatkan lambung akan merespon dengan mengeluarkan gas berlebih, sehingga menyebabkan perut kembung.

10 Cara Menghilangkan Jerawat Membandel Secara Efektif (Termasuk Bekasnya)

Tentunya semua orang tidak menginginkan adanya jerawat di wajah. Seringkali jerawat yang muncul, benar-benar membuat orang yang mengalaminya menjadi tidak percaya diri.

Munculnya jerawat yang berupa benjolan ini, terjadi karena adanya kejadian pori-pori di wajah yang tersumbat. Selain itu faktor pemicu jerawat di wajah adalah adanya inflamasi atau peradangan yang terjadi di kulit wajah.

Secara umum, jerawat muncul karena kebiasaan atau pola hidup yang kurang sehat, diantaranya malas membasuh wajah dan mengonsumsi makanan yang tidak sehat.

Banyak orang yang mencari tentang cara menghilangkan jerawat membandel di wajah. Maka langsung  saja, berikut di bawah saya akan memaparkan tips-tips untuk bisa menghilangkan serta mencegah jerawat muncul kembali.

Cara Menghilangkan Jerawat
Jerawat | Sumber gambar: Pixabay.com

Tips-tips Penting untuk Menghilangkan Jerawat

1. Hal Pertama, Usahakan Untuk Tidak Menyentuh Jerawat, Apalagi Dipencet
Sebuah kesalahan besar ketika Anda sampai memencet jerawat, ada banyak masalah yang muncul (disamping jerawat semakin parah tentunya). Masalah yang pertama yaitu terjadi iritasi parah, yang bisa menyebabkan rasal gatal muncul dan semakin menjadi-jadi, terjadinya luka pada kulit, hulit memerah, hingga bisa muncul rasa perih pada jerawat.

Terjadinya iritasi ini karena kuman dan bakteri yang ada di dalam jerawat, kemudian dipencet sehingga menyebabkan kuman dan jerawat keluar.

Dampak dari bakteri dan kuman yang keluar ini, justru akhirnya mengakibatkan masalah serius pada wajah. Kuman semakin menyebar di wajah (untuk mengifeksi), yang awalnya hanya berada di satu titik.

Masalah selanjutnya yaitu terjadi infeksi pada wajah. Setelah jerawat di wajah dipencet, memang jerawat terlihat mengempes, akan tetapi ini bukanlah tanda-tanda baik karena akan muncul masalah infeksi pada wajah yang jerawatnya dipencet.

Munculnya infeksi ini bisa berakibat cukup fatal bagi kesehatan wajah, dimana kuman dan bakteri akan dapat berkembang biak sangat cepat, yang akhirnya menimbulkan masalah pada wajah.

Masalah ini mengakibatkan kemunculan jerawat menjadi bertambah parah. Memencet jerawat justru akan mengakibatkan jerawat menyebar di wajah, yang membuat kondisi jerawat semakin buruk berupa munculnya jerawat di bagian lain pada wajah.

Masalah lainnya dari memencet jerawat adalah menimbulkan bekas luka yang terlihat jelas dan beresiko bersifat permanen bekasnya.

Bahaya paling serius dari memencet jerawat adalah dapat mengakibatkan terjadinya pendarahan. Terutama dapat terjadi pada orang yang mengalami masalah kelainan sistem pembekuan darah.

Gejala yang berkemungkinan muncul dari pendarahan ini yaitu sulit konsentrasi, tubuh terasa lesu dan kurang bersemangat, serta sistem imun tubuh yang menurun.

Dengan bahayanya yang sudah Anda ketahui, jadi jangan sampai memencet jerawat. Selain itu, usahakan juga agar tangan tidak menyentuh jerawat.

Karena kondisi tangan yang umumnya banyak kuman, sehingga untuk meminimalisirnya usahakan tangan untuk sering-sering dibersihkan, karena sering tanpa sadar tangan menyentuh wajah.

2. Ramuan Masker Alpukat dan Madu
Untuk membantu menghilangkan jerawat dengan cepat, maka Anda bisa memanfaat bahan alami berupa madu dan alpukat. Bahan seperti madu memiliki fungsi untuk membunuh bakteri.

Adapun bahan alpukat kelebihannya yaitu mengandung vitamin E yang cukup banyak, yang bermanfaat untuk meminimalisir masalah inflamasi atau radang di kulit wajah.

Berikut cara memanfaatkan alpukat dan madu untuk menghilangkan jerawat secara alami:
  1. Pertama-tama, sediakan buah alpukat, lalu ambil dagingnya.
  2. Masukan daging buah alpukat ke dalam sebuah wadah.
  3. Kemudian, jadikan daging buah alpukat menjadi halus.
  4. Masukan satu sendok madu, kemudian aduk secara merata
  5. Masukan perasan lemon (kalau tidak ada, tidak apa-apa)
  6. Setelah ‘masker wajah’ jadi, maka gunakan (oleskan) ke wajah.
  7. Setelah selesai mengoleskan, maka biarkan selama 20 menit.
  8. Setelah itu, baru bersihkan wajah menggunakan air hangat (INGAT! Air hangat, jangan terlalu panas airnya karena membahayakan wajah).


3. Mulailah Rutin Berolahraga Untuk Menghilangkan Jerawat
Mungkin Anda bertanya-tanya: “Apa hubungannya antara rajin beroahraga dengan menghilangkan jerawat?” Perlu diketahui, aktivitas fisik memiliki manfaat penting bagi kesehatan kulit.

Pada sebuah studi baru, ilmuwan telah mengungkapkan bahwa mereka yang berjerawat umumnya kurang berolahraga (aktivitas fisik) dibandingkan dengan orang-orang yang tidak berjerawat.

Intinya, orang-orang yang tidak berjerawat umumnya mereka adalah orang yang terbiasa berolahraga.

Olahraga yang dilakukan berfungsi untuk meningkatkan proses aliran darah di dalam tubuh. Manfaat dari lancarnya aliran darah di dalam tubuh adalah kulit akan memperoleh oksigen yang mencukupi.

Selain itu, seseorang yang mengeluarkan keringat saat berolahraga, maka racun yang ada di dalam tubuh akan ikut terbuang bersamaan dengan keluarnya keringat.

Sehingga olahraga yang membuat tubuh berkeringat sangatlah penting, untuk membersihkan pori-pori di kulit Anda.

Olahraga juga bermanfaat bagi kesehatan dan fungsi organ-organ tubuh. Salah satunya organ ekskretoris yang nantinya akan berfungsi lebih optimal.

Organ ekskretoris berfungsi untuk mengekstrak dan mengambil manfaat nutrisi yang berasal dari makanan yang dikonsumsi, serta berfungsi untuk membuang racun dari dalam tubuh.

Manfaat lainnya dari olahraga adalah mampu menurunkan resiko stres dan menyeimbangkan produksi hormon di dalam tubuh agar sesuatu kebutuhan tubuh (tidak berlebihan dan tidak juga kekurangan).

Orang yang sering mengalami stres, maka dirinya semakin beresiko mengalami jerawat. Olahraga yang dilakukan dapat menurunkan resiko stres dan meningkatkan mood (suasana hati).

Hal-hal yang perlu diperhatikan selama berolahraga:

-Hindari menyentuh wajah dengan tangan saat berolahraga, karena dikhawatirkan akan menyebarkan bakteri atau kuman ke wajah.

-Setelah olahraga, istirahat sebentar lalu segera mandi. Sehingga tubuh menjadi bersih dan menutup segala kemungkinan penyebaran kuman ke wajah dan bagian tubuh lainnya.

-Anda juga harus rutin membersihkan peralatan olahraga. Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya penumpukkan bakteri dan kuman di peralatan olahraga.

-Jangan lupa mencuci wajah setelah berolahraga. Hal itu karena keringat dikhawatirkan dapat ‘mengundang’ bakteri. Mencuci wajah sangat penting untuk menjaga kebersihan wajah dari kotoran, kuman atau bakteri.

-Disarankan melakukan olahraga dengan mengenakan pakaian berbahan katun yang longgar. Hal itu karena bahan katun mampu mencegah terjadinya penumpukkan keringat pada kulit.

4. Manfaatkan Lemon
Lemon memiliki kandungan asam karbonat yang berfungsi untuk melawan inflamasi pada kulit. Dimana inflamasi (perandangan) pada kulit bisa memicu terjadinya jerawat.

Selain itu, lemon juga berfungsi untuk membersihkan pori-pori yang tersumbat di wajah, serta dapat mencerahkan wajah.

Cara menggunakan buah lemon:
  1. Pertama-tama siapkan satu buah lemon.
  2. Potong menjadi dua bagian, lalu tinggal Anda peras lemon tersebut.
  3. Kemudian oleskan pada wajah.
  4. Tunggu selama 15 menit agar cairan lemon menyerap ke wajah.
  5. Setelah itu, baru bilas wajah memakai air bersih.
  6. Anda perlu melakukan ini secara rutin, 5-7 kali dalam seminggu.

5. Hindari Menggunakan Produk Make-up Secara Berlebihan
Masalah alergi, iritasi, komedo dan jerawat dapat terjadi akibat wajah yang terlalu berlebihan diberikan make up. Hindari terlalu sering memakai bahan produk make up. Selain itu, Anda harus menggunakan produk makeup yang memang cocok untuk Anda, yaitu cocok dengan jenis kulit Anda.

Oleh karena itu, pertama-tama Anda harus mengenali jenis kulit wajah Anda, serta mengerti tentang masalah utama yang Anda hadapi. Dengan begitu Anda akan lebih tahu produk mana yang tepat untuk Anda.

Produk pembersih wajah yang bagus, yaitu yang mampu menghilangkan kotoran dan debu yang menempel pada wajah, namun tidak berlebihan dalam ‘membasmi’ minyak alami wajah dan sel-sel kulit.

Pelajari komposisi yang terkandung di produk yang Anda beli. Anda perlu menghindari bahan berbahaya, seperti parabens, pewarna dan pengharum. Juga hindari bahan SLS (sodium lauril sulfat).

SLS merupakan bahan yang memiliki konsentrasi tinggi, yang biasanya digunakan sebagai bahan di dalam produk pembersih lantai dan produk shampo mobil.

Kandungan SLS ini sangat rentan mengakibatkan terjadinya masalah iritasi dan alergi pada wajah.

Selain menghindari bahan yang berbahaya, Anda juga harus menghindari penggunakan produk makeup secara berlebihan, karena justru berdampak buruk bagi kulit wajah.

Juga jangan lupa membersihkan make up di malam hari sebelum Anda tidur. Pastikan agar semua sisa-sisa dari make up telah bersih sebelum Anda beranjak ke tempat tidur.

Hal itu karena sisa makeup yang menempel di wajah dalam waktu lama, bisa mengakibatkan zat kimia pada produk makeup akan berefek negatif pada kulit.

loading...

6. Manfaatkan Mentimun untuk Wajah Sehat dan Bersih
Mentimun yang mudah kita dapatkan, serta harganya sangat murah, mempunyai khasiat yang ternyata sangat penting bagi kesehatan kulit. Mentimun memiliki kandungan super berupa asam amon, antidioksidan, mineral dan vitamin C.

Kandungan-kandungan yang dimiliki mentimun, memiliki banyak manfaat begi kesehaan, salah satunya yaitu untuk membantu mengoptimalkan proses pembuangan racun keluar tubuh, yang dampak positifnya berupa wajah yang lebih sehat dan bersih.

Kandungan air yang banyak di dalam mentimun, bermanfaat untuk melembabkan kulit, sehingga Anda terhindar dari masalah kulit kering.

Untuk memanfaatkan mentimun ini bagi wajah. Pertama-tama potong tipis mentimun, kemudian tinggal digunakan pada wajah. Biarkan selama 15 menit mentimun di wajah.

Setelah itu, barulah bilas wajah menggunakan air bersih.

Selain pengaplikasian dari luar, anda juga bisa memanfaatkan mentimun untuk pengobatan dalam untuk mengatasi jerawat. Masukan mentimun di dalam menu makanan Anda.

7. Rutin Membersihkan Wajah
Untuk mencuci wajah maka Anda bisa melakukan beberapa kali dalam sehari, yaitu mencuci wajah setiap 2-3 jam dengan menggunakan air biasa.

Adapun untuk merawat wajah yang menggunakan produk pembersih wajah, maka lakukan dua kali dalam sehari (terutama sebelum tidur, sehingga wajah dalam keadaan yang bersih).

Pilih produk pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulit, sehingga penggunaannya aman dan sehat untuk kulit wajah.

Sekarang telah terdapat banyak dijual produk untuk membersihkan wajah yang dibuat menggunakan bahan alami, sehingga lebih aman.

Anda juga bisa memilih sabun khusus pembersih jerawat, yang bekerja agar jerawat di wajah bisa mengempes dengan cepat, untuk kemudian menghilang. Pakailah sabun cuci muka, krim, dan toner yang memiliki manfaat untuk membersihkan kulit dari jerawat.

Produk umumnya bisa dibeli di toko kosmetik, atau Anda bisa juga langsung meminta resep dari dokter kulit. Sehingga nantinya akan lebih aman, ampuh dan cepat untuk menghilangkan jerawat.

Intinya juga, hindari produk yang memiki kandungan hydroquinone atau merkuri.

Saat membersihkan wajah, maka penting selalu diingat agar dikerjakan secara perlahan dan hati-hati (jangan terburu-buru). Hal ini agar terhindar dari jerawat yang luka atau pecah.

Dengan rutin membersihkan wajah, hal ini penting agar wajah dapat terhindari dari masalah penumpukan kotoran dan minyak berlebih di wajah. 

8. Terapkan Pola Makan yang Sehat
Untuk memiliki kulit yang sehat (termasuk kulit wajah) maka Anda harus berusaha untuk memenuhi asupan makanan yang seimbang dan bergizi. Dalam mengonsumsi makanan, jangan lupa memasukan menu buah dan sayuran dalam menu sehari-hari.

Hal itu karena mengonsumsi sayur-sayuran dan buah bermanfaat untuk kesehatan kulit, termasuk bisa membantu untuk membersihkan wajah, dengan cara membantu mengeluarkan racun dan zat berbahaya dari dalam tubuh.

Beberapa makanan yang disarankan:

-Alpukat, kaya akan vitamin E yang bermanfaat untuk mengoptimalkan vitalitas kulit. Selain itu, kandungan vitamin C-nya bermanfaat untuk meminimalisir masalah peradangan pada kulit, serta mampu melembabkan kulit, sehingga mencegah kulit kering.

-Brokoli, mengandung vitamin A, B kompleks, C, E, dan K. Sifat antioksidan di dalam brokoli berfungsi untuk menangkal radikal bebas yang merusak kulit.

-Semangka mengandung air, vitamin dan antioksidan yang membantu penyembuhan infeksi pada kulit.

-Buah Berry, jenis-jenisnya berupa strawberry, blueberry dan raspberry. Buah ini kaya akan asam salisilat alami yang bermanfaat untuk membasmi jerawat di wajah. Selain itu terdapat kandungan beta karoten yang bermanfaat untuk mengoptimalkan penyembuhan infeksi kulit.

-Wortel, kaya akan vitamin A yang bermanfaat bagi kesehatan kulit.

-Mentimun, kaya akan kandungan air yang bermanfaat untuk membantu membersihkan kulit. Selain itu, mentimun mengandung vitamin C dan serat.

-Biji-bijian, mengandung asupan selenium yang cukup tinggi, yang bermanfaat sebagai obat alami untuk menyembuhkan jerawat.

-Air Putih, ini wajib Anda konsumsi setiap harinya. Kekurangan cairan (terutama air putih) menyebabkan kondisi jerawat semakin buruk.

-Teh hijau bisa berperan sebagai detoks (pembuangan racun) alami bagi tubuh. Yang bermanfaat untuk meminimalisir masalah infeksi yang dihadapi. Selain itu, teh hijau mengandung zat antioksidan yang bermanfaat besar bagi kulit.

Adapun jenis makanan yang harus anda hindari, yaitu makanan berminyak, makanan tinggi lemak, makanan cepat saji, junk food, gorengan dan semacamnya.

Makanan yang tinggi kandungan lemak dikhawatirkan akan membuat tubuh berlebihan dalam memproduksi minyak. Dimana terlalu tinggi produksi minyak oleh tubuh, bisa membuat pori-pori tersumbat.

Kondisi pori-pori yang tersumbat akhirnya bisa memicu jerawat dan komedo.

Disarankan bagi Anda untuk mengganti minyak trans yang kurang sehat, diganti dengan minyak zaitun yang sangat sehat.


9. Hindari Stres
Stres yang sering dialami bisa menyebabkan munculnya jerawat. Sudah lama para pakar kesehatan curiga bahwa kondisi stres yang dialami bisa meningkatkan resiko terjadinya jerawat.

Penelitian telah menunjukkan bahwa sel-sel yang bekerja untuk menghasillan sebum, yaitu sebuah zat berminyak yang berfungsi sebagai reseptor pada hormon stres.

Zat sebum dijelaskan oleh para ilmuwan, merupakan zat yang bisa menjadi buruk ketika sampai bercampur dengan bakteri dan sel-sel kulit mati. Yang akibatnya bisa terjadi penyumbatan, yang akhirnya mengakibatkan jerawat ataupun komedo

Seseorang yang dalam kondisi stres yang amat buruk, mengakibatkan zat berminyak (sebum) akan diproduksi menjadi lebih banyak dari biasanya. Hal ini beresiko jerawat akan semakin buruk.

Peneliti masih terus mendalami tentang temuan hubungan stres dan munculnya jerawat ini.

Dengan bagitu, jangan biarkan jiwa Anda berada dalam kubangan stres, Anda harus selalu siap siaga dalam menajemen waktu Anda dengan baik. Gunakan waktu untuk hal-hal yang positif, hal ini sangat membantu unuk mencegah timbulnya stres.

10. Perbaiki Kualitas Tidur
Tidur terlalu larut malam bisa memperburuk kondisi jerawat. Penelitian mengungkapkan bahwa secara tidak langsung, orang yang kurang tidur akan berdampak buruk pada jerawat. Dimana saat tidur larut malam, berarti Anda telah mengurangi waktu tubuh untuk menjalankan proses peremajaan tubuh.

Selain itu, seseorang yang kurang tidur dapat mengalami resiko stres lebih tinggi. Dampak buruk lainnya yaitu meningkatnya resiko peradangan kulit.

Kurang tidur mengakibatkan peningkatan inflamasi sitokin, yang berarti tubuh sangat rentan mengalami peradangan. Perlu diketahui, jerawat muncul akibat peradangan di pori-pori kulit.

Kurang tidur juga menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak insulin. Hal ini juga mengakibatkan produksi sebum meningkat.

Bahan-Bahan Alami untuk Menghilangkan Jerawat

Minyak Pohon Teh ( Tea Tree Oil)
Zat terpenoid di dalam minyak pohon teh berfungsi untuk membunuh bakteri penyebab jerawat . Untuk penggunannya:
  1. Pertama-tama campur 5 ml minyak pohon teh dengan 100 ml air.
  2. Setelah itu, oleskan ramuan menggunakan bantuan kapas pada bagian wajah yang mengalami jerawat.
  3. Lakukan 2 kali dalam sehari

Hati-hati! Minyak pohon teh pada sebagian orang bisa menyebabkan alergi. Sehingga, sebelumnya perlu menguji reaksinya.

Anda bisa mengujinya dengan mengoleskan sedikit minyak pada bagian tangan, tunggu beberapa jam, apakah muncul reaksi? Jika tidak, Anda bisa menerapkannya pada wajah.

Kulit Jeruk
Kandungan Vitamin C dan asam alpha hidroksi pada kulit jeruk bermanfaat untuk membersihkan pori-pori kulit, dan membantu mengangkat sel kulit mati. Cara memanfaatkan kulit jeruk:
  1. Pertama-tama keringkan kulit jeruk di bawah matahari, lakukan beberapa hari hingga kulit jeruk sangat kering.
  2. Kemudian haluskan kulit jeruk.
  3. Tambahkan air secukupnya pada bubuk kulit jeruk.
  4. Kemudian aduk campuran tersebut sehinggan nantinya berbentuk ramuan pasta
  5. Aplikasikan ramuan pasta tersebut ke wajah.
  6. Setelah selesai, diamkan beberapa menit.
  7. Terakhir, bilas wajah menggunakan air hangat (air jangan terlalu panas karena membahayakan wajah).

Pepaya
Pepaya memiliki kandungan enzim papain di dalamnya, yang bekerja untuk membantu membuang dan membersihkan tubuh dari sel kulit mati. Selain itu terdapat kandungan antioksidan. Cara memanfaatkan pepaya untuk mengatasi jerawat:
  1. Pertama-tama bersihkan pepaya.
  2. Kemudian potong menjadi beberapa bagian.
  3. Potongan-potongan pepaya kemudian dihaluskan.
  4. Masukan satu sendok madu atau lemon ke dalamnya.
  5. Oleskan ramuan tersebut pada bagian wajah yang terkena jerawat.
  6. Diamkan saja selama 15 menit.
  7. Terakhir, bersihkan wajah menggunakan air hangat.

Es Batu
Manfaat es batu ini yaitu mampu membuang atau membersihkan minyak berlebih dan kotoran pada wajah. Cara penggunannya:
  1. Pertama-tama yang sangat penting, Anda harus memastikan bahwa air yang digunakan untuk membuat es batu adalah steril dan bersih.
  2. Gunakan es tersebut, dengan cara membungkus es batu memakai kain bersih.
  3. Kemudian aplikasikan kain berisi es batu tersebut ke bagian wajah yang terkena jerawat.
  4. Tempelkan selama beberapa detik, tetapi jangan terlalu lama.
  5. Anda tinggal mengulangi proses ini beberapa kali, pada bagian wajah yang terkena jerawat.

Termasuk untuk menghilangkan bekas jerawat, Anda bisa menggunakan bahan alami yang cukup aman seperti lidah buaya, es batu, jus lemon, kayu cendana, baking soda dan madu. Yang penggunannya diaplikasikan ke wajah. Pilih bahan cocok dengan Anda.

Cara Mengatasi Penyakit Hipertensi Menurut WHO (Gejala & Penyebabnya)

Hipertensi merupakan sebuah keadaan tekanan darah yang tinggi. Masalah ini bisa mengakibatkan berbagai komplikasi penyakit berbahaya, yang erat kaitannya dengan masalah pada organ jantung.

Kondisi tekanan darah yang tinggi mengakibatkan gangguan pada sistem sirkulasi di dalam tubuh, yang masalah ini bisa berdampak serius.

Menurut WHO hipertensi (tekanan darah tinggi) adalah kondisi dimana pembuluh darah terus-menerus mengangkat tekanan. Setiap kali jantung berdetak yaitu untuk memompa darah ke dalam pembuluh yang membawa darah ke seluruh tubuh.

Tekanan darah terjadi oleh kekuatan darah mendorong terhadap dinding pembuluh darah (arteri) seperti yang dipompa oleh jantung. Semakin tinggi tekanan, semakin sulit jantung harus memompa.

Tekanan darah orang dewasa normal didefinisikan sebagai tekanan darah 120 mm HG1 ketika jantung berdetak (sistolik), dan tekanan darah 80 mm Hg pada saat jantung berelaksasi (diastolik).

Ketika tekanan darah sistolik sama dengan atau di atas 140 mm Hg dan / atau tekanan darah diastolik sama dengan atau di atas 90 mm Hg, berarti tekanan darah dianggap tinggi.

Hipertensi sering disebut dengan istilah “pembunuh diam-diam”. Hal itu karena hipertensi seringkali gejala atau tanda-tandanya tidak jelas.

Kadang-kadang hipertensi memunculkan gejala seperti sakit kepala, sesak napas, pusing, nyeri dada, dan pendarahan hidung, tetapi tidak selalu.

Bahaya dari mengabaikan permasalahan hipertensi yang diderita, mengakibatkan tingginya resiko sseorang terkena penyakit gagal, jantung, arteri koroner, gagal ginjal, stroke, dan penyakit mengerikan lainnya.

Cara Ampuh Mengatasi Penyakit Hipertensi
Sumber gambar: Pixabay.com

Tanda-tanda atau gejala penyakit tekanan darah tinggi:
  1. Mudah lelah
  2. Sering sakit kepala atau pusing
  3. Kualitas penglihatan menurun
  4. Rentan mengalami mual
  5. Telinga berdenging
  6. Mudah bingung

Beberapa hal yang membuat Anda harus segera ke dokter memeriksakan kondisi hipertensi, apabila Anda mengalami tekanan darah yang terlalu tinggi (lebih dari 120/80 mm Hg), mengalami mimisan, sakit kepala sepanjang hari, dan mengalami rasa sakit setelah minum obat tekanan darah tinggi.


Penyebab Seseorang Sampai Terkena Hipertensi
Sampai saat ini, para ilmuwan belum menemukan secara pasti tentang faktor yang memicu hipertensi. Sehingga yang dijelaskan para ahli adalah perkiraan penyabab yang memciu tingginya resiko tekanan darah tinggi, berikut di bawah ini diaparkan:
  1. Kebiasaan buruk merokok, yang mengakibatkan munculnya masalah tekanan darah serta memicu terjadinya penyempitan pada dinding arteri.
  2. Mengonsumsi minuman keras atau alkohol, yang zat-zat di dalamnya mengakibatkan resiko kerusakan pada organ jantung.
  3. Sering mengalami stres dan depresi. Saat seseorang stres, membuat organ jantung bekerja sangat keras. Akibat terlalu beratnya beban kerja jantung, mengakibatkan tekanan darah menjadi tinggi.
  4. Tubuh mengalami kegemukan
  5. Kurang olahraga atau jarang menggerakan tubuh. 
  6. Mengonsumsi terlalu banyak asupan kadar garam, yang memicu penumpukan cairan di dalam tubuh. Hal ini bisa menyebabkan meningkatnya resiko tekanan darah tinggi.
  7. Wanita yang melakukan terapi hormon (terutama ibu hamil) bisa mengalami peningkatan resiko tekanan darah tinggi.
  8. Faktor Usia. Dimana risiko hipertensi meningkat bersamaan dengan penambahan usia. Sehingga saat umur semakin tua, sangat penting menjaga asupan makanan yang sehat.
  9. Penggunaan Pil KB dan obat flu yang biasanya dibeli dari toko obat, dapat meningkatkan resiko tekanan darah tinggi.
  10. Faktor keturunan

Hal-Hal Yang Bisa Semakin Membuat Bertambah Parah Resiko Tekanan Darah Tinggi
  1. Terlalu sering mengalami kelelahan
  2. Mengalami penyakit diabetes
  3. Mengalami kecanduan alkohol yang sangat parah. Dimana dalam sehari mengonsumsi beberapa kali minuman beralkohol.
  4. Mengalami penyakit asam urat
  5. Mengalami penyakit ginjal
  6. Wanita yang rutin menggunakan pil KB

Menurut WHO, peningkatan tekanan darah bisa sangat membahayakan. Dimana semakin tinggi tekanan darah, semakin tinggi resiko terjadinya kerusakan pada organ jantung dan pembuluh darah otak dan ginjal. Hipertensi merupakan penyebab yang utama seseorang bisa sampai mengalami terkena penyakit jantung dan stroke.

Jika dibiarkan tidak terkontrol, hipertensi mengakibatkan tingginya resiko serangan jantung, pembesaran jantung dan gagal jantung.

Faktor lain yang meningkatkan resiko penyakit stroke, serangan jantung dan gagal ginjal yaitu merokok, diet yang tidak sehat, minuman beralkohol, kurangnya aktivitas fisik, stres, obesitas, kolesterol tinggi dan diabetes mellitus.

loading...

Cara Mengatasi (Pengobatan) Hipertensi
Pengobatan hipertensi sangat diperlukan agar menurunkan risiko penyakit jantung yang sangat berbahaya, yang dapat menyebabkan kematian.

Menerapkan pola hidup yang sehat, serta mengambil obat anti-hipertensi, merupakan dua hal yang penting dalam mengatasi masalah tekanan darah tinggi.

Mulai dari sekarang, konsumsilah makanan sehat, serta utamakan memilih makanan rendah lemak daripada yang tinggi lemak.

Ganti nasi putih dengan nasi merah. Kemudian sayuran dan buah adalah makanan wajib yang harus dilakukan ke dalam daftar menu makanan sehari-hari.

Anda tidak boleh terlalu banyak dalam mengkonsumsi asupan garam, Anda harus benar-benar membatasinya.

Anda tidak boleh merokok yang dapat memberikan gangguan serius pada organ jantung dan paru-paru. Anda juga wajib untuk TIDAK mengkonsumsi minuman keras.

Bahkan, Anda harus membatasi minuman mengandung kafein seperti kopi, teh dan cola. Yang paling sehat adalah mengonsumsi air putih. Minum air putih menjadi ‘ritual’ yang perlu Anda lakukan dalam setiap jam.

Yang jelas juga, Anda harus aktif dalam menggerakan badan. Usahakan Anda untuk selalu bangun pagi hari, untuk melakukan aktivitas olahraga lari, jogging, bersepeda dan semacamnya.

Hal yang sangat penting adalah Anda harus benar-benar konsisten untuk menerapkan pola hidup berkualitas dan sehat. Dimana penting Anda ketahui, pola hidup sehat ternyata bermanfaat secara signifikan untuk menjaga tekanan darah agar tetap stabil.

Bahkan banyak penderita tekanan darah tinggi yang tidak memerlukan penggunaan obat hipertensi, karena telah berhasil menerapkan gaya hidup sehat yang membuat tekanan darahnya kembali normal.

Menurut Dr.dr.Yuda Turana, SpS, dalam acara InaSH atau Indonesian Society of Hipertensi (Pertemuan Tahunan Hipertensi), memberikan pemaparan tentang cara sederhana untuk mencegah komplikasi hipertensi, yaitu:
  1. Olahraga, mampu menurunkan tekanan darah tinggi. Pilih olahraga yang ringan seperti berjalan kaki santai, bersepeda, jogging, dan berenang. Lakukan selama 30 menit sehari sebanyak 3-7 kali dalam seminggu.
  2. Menjaga pola hidup sehat, yaitu pilih makanan yang sehat dan bergizi, batasi konsumsi garam.
  3. Konsumsi makanan yang kaya akan kandungan kalium, magnesium dan kalsium. Karena manfaatnya yang mampu menurunkan tekanan darah tinggi.
  4. Kurangi konsumsi garam atau sodium 
  5. Kontrol berat badan dan tekanan darah
  6. Kontrol kadar gula dalam darah
  7. Kendalikan kadar kolesterol dan diabetes. 
  8. Hindari obat yang beresiko meningkatkan tekanan darah. Mengenai masalah ini, berkonsultasi dengan dokter untuk mengambil obat yang efek sampingnya tidak membahayakan hipertensi yang Anda alami.
  9. Berhenti merokok. Hal itu karena merokok melukai dinding pembuluh darah dan beresiko memperburuk kondisi pengerasan pembuluh darah. 

Penggunaan Obat
Dalam beberapa kasus, penderita hipertensi ada yang diminta mengonsumsi obat-obatan untuk seumur hidupnya. Bahkan ada penderita yang diminta mengonsumsi lebih dari satu jenis obat. Kombinasi obat diresepkan dokter guna mengatasi masalah tekanan darah tinggi yang sulit untuk dikontrol.

Beberapa jenis obat yang umumnya diberikan dokter untuk penderita hipertensi adalah:
  1. Angiotensin-converting enzyme (ACE) inhibitor
  2. Calcium channel blockers
  3. Diuretik
  4. Beta-blockers
  5. Alpha-blockers

Banyak orang ternyata bisa mengatasi dan mengontrol hipertensi hanya dengan menerapkan gaya hidup yang sehat, seperti memilih makanan rendah kalori dan lemak. Penderita hipertensi perlu memeriksakan tekanan darah secara rutin.


Makanan Sehat Untuk Penderita Hipertensi
Makanan yang tinggi kandungan sodium akan meningkatkan tekanan darah. Makanan tinggi sodium terdapat pada jenis makanan kemasan dalam kaleng dan makanan siap saji. Jika Anda mengonsumsi makanan dalam kemasan, maka penting untuk memperhatikan labelnya.

Adna harus memilih makanan yang memiliki kandungan sodium harian dibawah 5 persen. Anda harus menghindari makanan yang mengandung sodium 20 persen atau lebih dari kebutuhan harian.

Selain membatasi asupan garam, Anda juga perlu mengurangi makanan dan minuman manis, dan batasi konsumsi daging merah.

Hindari juga mengonsumsi makanan yang tinggi kandungan lemak jenuh, kolesterol, dan lemak trans.

Sebaliknya Anda memaksimalkan konsumsi makanan yang mengandung serat, potasium dan magnesium, yang berfungsi untuk mengendalikan tekanan darah.

Menurut Webmd.com, kandungan kalium, magnesium, dan serat bermanfaat untuk membantu mengontrol tekanan darah. Buah-buahan dan sayuran umumnya memiliki kandungan kalium, magnesium dan serat yang tinggi.

Anda harus mengonsumsi secara rutin makanan yang berasal dari biji-bijian utuh, ikan, unggas, dan kacang-kacangan. Selain itu Anda harus memperbanyak makan buah dan sayur. Anda juga perlu minum produk susu rendah lemak.

Untuk Jenis Sayuran Utamakan Konsumsi:
  1. Bayam (sumber serat yang tinggi dan kalium).
  2. Buncis (terdapat banyak kandungan vitamin dan mineral).
  3. Seledri (terdapat kandungan kalium dan kalsium).
  4. Bawang Putih (terbukti mampu mencegah terjadinya proses pembekuan darah).
  5. Tomat (mengandung kalsum, kalium dan vitamin C).
  6. Kentang (mengandung magnesim dan potassium).
  7. Kacang kedelai (terdapat kandungan kalium dan magnesium).
  8. Kacang Buncis
  9. Kacang Hijau
  10. Brokoli
  11. Wortel

Untuk Jenis Buah-Buahan Utamakan Konsumsi:
  1. Pisang (kaya akan potasium dan kalium).
  2. Alpukat (mengandung vitamin C, E, Kalsium dan serat).
  3. Jeruk (kaya akan vitamin dan kalium).
  4. Kiwi (mengandung serat dan kalsium yang tinggi)
  5. Melon (mengandung potasium yang tinggi). 
  6. Blewah (mengandung potasium yang tinggi). 
  7. Apel.
  8. Aprikot.
  9. Anggur.
  10. Bayam.
  11. Kismis.
  12. Labu.
  13. Nanas.
  14. Melon.
  15. Mangga.
  16. Stawberry.
  17. Tomat.
  18. Ubi Jalar

Jenis Makanan Lain Yang Baik Dikonsumsi Penderita Darah Tinggi:
  1. Coklat (mengandung antioksidan).
  2. Yoghurt (mengandung magnesium, kalium dan kalsium. Serta rendah lemak).
  3. Susu Skim Bebas Lemak (mengandung kalsium dan Vitamin D).
  4. Ikan Salmon (mengandung vitamin dan mineral yang tinggi).
  5. Minyak Zaitun (mengandung antioksidan yang sangat tinggi).
  6. Ikan Tuna
  7. Oatmeal.
  8. Roti Gandum.

Menurut WHO, Pada sebagian orang, perubahan gaya hidup seperti berhenti merokok, konsumsi makan sehat, rutin berolahraga dan tidak konsumsi minuman beralkohol, mampu bermanfaat menjaga kestabilan tekanan darah. Pengurangan asupan garam juga penting. Walaupun, bagi sebagian lainnya, perubahan gaya hidup menjadi sehat belum cukup, mereka tetap membutuhkan obat khusus hipertensi.

Penderita hipertensi mengalami peningkatan resiko penyakit lain seperti diabetes, kolesterol tinggi, kerusakan ginjal, serangan jantung dan stroke. Sehingga penting bagi penderita untuk waspada, jika ada yang aneh segera lakukan pemeriksaan gula darah, kolesterol darah, atau masalah lainnya.

Lakukan lima langkah konkret untuk meminimalkan kemungkinan terjadinya tekanan darah tinggi:
  1. Diet sehat: Menerapkan gaya hidup sehat, mengurangi asupan garam, makan buah dan sayuran, dan mengurangi asupan lemak jenuh dan total.
  2. Menghindari minuman beralkohol.
  3. Aktivitas fisik (olahraga) secara teratur (setidaknya 30 menit sehari). Dan mempertahankan berat badan yang normal / ideal.
  4. Menghentikan penggunaan tembakau dan paparan produk tembakau
  5. Menghindari stres.

Referensi Lainnya:
  1. Hypertension: Causes, Symptoms and Treatments
  2. High blood pressure (hypertension)

Makanan Anjuran & Pantangan Penderita Asam Urat (Cara Agar Asam Urat Tidak Kambuh)

Penyakit asam urat membuat timbulnya rasa sangat nyeri pada sendi, hingga bisa mengakibatkan pembengkakan, umumnya pembengkakan yang paling sering terlihat di jempol kaki.

Terjadinya peradangan sendi ini akibat adanya penumpukan kristal natrium urat, itu sebenarnya adalah limbah alami pada tubuh.

Adapun asam urat ini merupakan hasil pemecahan zat purin yang ada di dalam tubuh. Purin merupakan zat alami yang bisa masuk ke dalam tubuh. Zat ini terdapat pada makanan, kadarnya sangat terkandung dari tingkat kesehatan makanan yang dikonsumsi.

Seseorang yang sering mengonsumsi makanan yang terdapat banyak zat purin, hal inilah yang membuatnya terkena asam urat, yang sangat menganggu aktivitas sehari-hari, disamping rasa sakitnya yang terasa sangat.

Asam Urat
Source image: Medicinenet.com

Penyakit asam urat yang merupakan perdangan pada sendi. Para ahli kesehatan telah menyatakan bahwa asam urat dapat diringankan rasa sakitnya, serta dapat dicegah kambuhnya.

Dengan syarat agar asam urat bisa terasi, harus selektif dalam memilih makanan. Konsumsi makanan yang sehat dan hindari makanan yang dapat membuat asam urat semakin parah.

Bagi penderita asam urat, pada dasarnya masih bisa menerapkan pola makan seperti pada umumnya, yaitu dapat mengonsmsi makanan yang mengandung protein, karbohidrat kompleks, hingga mengonsumsi lemak jenuh dalam kadar rendah.

Untuk mengatasi asam urat dapat dilakukan dengan menjaga asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh. Hanya perlu diingat, menjaga asupan makanan ini bukan bertujuan sebagai pengobatan, akan tetapi sangat bermanfaat dalam mengurangi gejala asam urat, baik dari frekuensi munculnya asam urat yang lebih sedikit maupun rasa sakitnya yang lebih ringan.

Untuk mengatasi Asam urat maka pilih makanan yang di dalamnya memiliki kandungan berfungsi untuk memperlancar sekresi purin. Disamping Anda juga harus menghinari makanan yang tinggi kadar zat purin.

Makanan Anjuran Untuk Penderita Asam Urat
Makanan yang disarankan untuk dikonsumsi oleh penderita asm urat:

1. Air Putih
Penting untuk mencukupi kebutuhan air putih dalam setiap harinya, karena sangat penting dalam membantu mengeluarkan asam urat dan racun dari dalam tubuh. Mencukupi kebutuhan air putih menjadi awal yang sangat baik dalam mengatasi asam urat.

2. Buah apel
Buah apel mengandung asam malat yang berfungsi agar menormalkan buat kadar asam urat di dalam tubuh. Konsumsilah apel secara rutin, kalau bisa 1 buah dalam sehari.

3. Buah Ceri
Buah kecil ini terdapat zat antosianin yang berfungsi melawan peradangan. Sehingga mampu menurunkan kadar asam urat yang terlalu tinggi. Fungsinya juga dapat mencegah terjadinya pengkristalan pada asam urat.


4. Jeruk Nipis
Pada jeruk nipis terdapat kandungan asam sitrat yang bisa berperan sebagai pelarut asam urat alami di dalam tubuh. Rutinlah mengonsumsi air perasan jeruk nipis.

5. Buah Berry
Buah berry yaitu stowberry, blueberry dan acai berry. Di dalamnya terkandung zat anti-inflamasi yang berfungsi untuk mengatasi peradangan. Dimana buah berry kaya akan kandungan vitamin C, yang nantinya menjadi antioksidan yang melawan radikal bebas sehingga membantu tubuh dalam mengatasi asam urat. Hanya saja jangan terlalu banyak konsumsi stroberi, karena di dalamnya terdapat kandungan fruktosa yang berbahaya jika dimakan berlebihan.

6. Kacang Pinto
Kacang pinto memiliki nutsiri asam folat yang sangat tinggi, yang mampu menurunkan kadar asam urat di dalam tubuh. Jika ingin alternatif, Anda juga bisa mengonsumsi biji bunga matahari.

7. Buah Pisang
Buah pisang sangat baik dan disarankan mengonsumsi buah pisang bagi penderita asam urat. Karena manfaat kandungannya yang mampu mengurangi bahkan menghilangkan masalah peradangan pada sendi ini.

8. Ikan salmon
Ikan salmon memiliki asupan omega 3 yang sangat tinggi, manfaat amat penting dalam membantu mengurangi masalah peradangan pada sendi akibat asam urat yang tinggi.

9. Ekstrak Biji Seledri
Penggunaan ekstrak biji seledri sudah cukup sering digunakan sebagai pengobatan tradisional masyarakat, yang berguna untuk menurunkan kadar asam urat.

10. Jus Sayur Mayur
Sebagian jenis sayuran yang disarankan dikonsumsi oleh penderita asam urat (sebagian jenis sayuran juga ada yang dilarang dikonsumsi penderita asam urat). Adapun beberapa jenis sayuran yang disarankan dikonsumsi oleh penderita asam urat adalah wortel, timun, tomat dan bit. Anda bisa membuatnya menjadi dalam bentuk jus.

11. Kentang dan Jagung
Kentang dan jagung dapat juga diandalkan dalam menjaga kadar asam urat agar tidak tinggi.

12. Cokelat hitam.
Di dalamnya terdapat senyawa teobromin, yang berfungsi untuk mengontrol kadar asam urat agar tetap stabil.

loading...

13. Cuka Apel
Mengonsumsi cua apel bisa dengan memasukan 2-3 sendok cuka apel ke dalam segelas air minum.

14. Sayuran hijau, tomat, wortel.

15. Biji-bijian utuh, atau makanan olahan yang mengandung biji-bijian utuh.

16. Susu dan yoghurt rendah lemak. (hindari produk susu tinggi lemak)

17. Sumber karbohidrat kompleks, seperti oat.

18. Makanan yang mengandung serat tinggi
Dimana pada salah satu penelitian menemukan bahwa makanan berserat mampu membuat kadar asam urat yang awalnya tinggi menjadi ke tahap normal. Asupan serat bekerja untuk menyerap asam urat yang ada di dalam darah. Beberapa jenis makanan kaya serat yaitu brokoli, stawberry, apel, pir, blueberry, oats, timun dan wortel.

19. Makanan kaya asupan potasium
Asupan potassium juga disarankan dikonsumsi oleh penderita asam urat. Asupan tinggi potassium terdapat pada yogurt rendah lemak, tomat, dan kentang.

20. Buah yang kaya akan kandungan Vitamin C
Buah yang memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, yaitu buah pepaya, pisang, stawberry, melon. jeruk, jeruk nipis, lemon, tomat, kiwi dan jambu.

Makanan yang harus Anda hindari (batasi)
Berikut makanan pantangan penderita asam urat yang harus dihindari konsumsinya:

1. Sebagian jenis sayuran, yaitu bayam, kembang kol, kacang polong, jamur kacang merah, kacang panjang dan asparagus.

2. Jeroan seperti hati, ginjal, otak dan jantung.

3. Daging merah: daging bebek, sapi, kambing, kalkun dan angsa.

4. Sebagian  jenis ikan, yaitu tuna, sarden, makarel dan reri.

5. Segala jenis makanan dan minuman yang tinggi kadar gulanya. Contohnya: minuman ringan, minuman bersoda dan lainnya.

6. Makanan mengandung ragi.

7. Makanan laut: Kepiting, cumi-cumi, tiram, udang, ikan sarden, ikan teri dan kerang

8. Makanan sungai: Lele dan belut


9. Makanan olahan berupa sirup jagung yang terdapat kandungan fruktosa tinggi. Selain itu, makanan olahan yang tinggi kandungan zat aditif dan pengawet.

10. Susu kedelai. Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa kadar asam urat bisa naik sekitar 10 persen setelah minum susu kedelai.

11. Minum-minuman keras.

12. Es krim, air kelapa dan yang semacamnya.

13. Ekstrak daging (dendeng, abon).

14. Kacang kedelai (termasuk hasil olahannya berupa tahu, tempe, oncom, tauco, kacang tanah, kacang hijau dan emping / melinjo.

Tips bagi penderita asam urat
Pederita asam urat harus menjaga asupan makanannya. Benar-benar penting memperhatikan mana yang boleh dikonsumsi dan mana yang perlu dihindari. Hal lainnya yang penting diketahui bagi penderita asam urat adalah menghindari obesitas (kegemukan), sehingga Anda harus mulai rutin melakukan olahraga, agar berat badan dapat terkontrol dengan baik.

Kelebihan berat badan akan meningkatkan risiko asam urat, sebaliknya menurunnya berat badan akan menurunkan risiko asam urat.

Sangat penting untuk menjaga asupan cairan tubuh, utamakan untuk minum air putih. Penelitian yang dilakukan para ilmuwan sudah menunjukan bahwa peningkatan konsumsi air putih memiliki keterkaitan dengan menurunnya serangan asam urat.

Anda harus menghindari asupan lemak jenuh, terutama dari daging merah, unggas lemak dan produk susu tinggi lemak. Anda harus menghindari berbagai hal yang menyebabkan zat purin di dalam tubuh semakin tinggi.

Usahakan jangan mengonsumsi zat aspirin jika kondisi asam urat masih parah. Anda juga jangan bekerja terlalu keras, usahakan untuk menjaga kebutuhan istirahat tubuh. Lalu hindari juga konsumsi buah durian, avokad, nanas dan air kelapa.

Referensi:
  1. Recommended Diet for Gout Patients - Mercola.com
  2. Gout diet: What's allowed, what's not
  3. Gout-Friendly Eating: Nutrition Guidelines & Diet Restrictions