Showing posts with label Gigi. Show all posts
Showing posts with label Gigi. Show all posts

22 Tips Mengobati Sakit Gigi (Cara Membuat Ramuannya)

Tentunya kondisi sakit gigi yang dialami akan membuat rasa sangat tidak nyaman, yang bahkan dapat menurunkan produktifitas atau menghambat aktivitas sehari-hari.

Selain itu, sakit gigi juga bisa membuat emosi, terdengar suara yang agak keras saja sudah membuat emosi.

Masalah lainnya, konsumsi makan juga menjadi terganggu ketika rasa sakit gigi muncul kembali.

Di dalam gigi, terdapat pulpa gigi yang terdiri dari pembuluh darah, jaringan, dan saraf-saraf yang sensitif.

Mengobati Sakit Gigi

Sakit gigi dapat terjadi ketika pulpa mengalami peradangan. Bahkan, kondisi peradangan yang cukup parah bisa mengakibatkan rasa linu, nyeri, dan bengkak di sekitar area gigi.

Penyebab timbulnya peradangan itu sendiri karena beberapa hal, yaitu penumpukan nanah di bagian dasar gigi akibat infeksi bakteri, gigi retak, penyusutan gusi, kerusakan gigi yang menimbulkan lubang, gigi terjepit antara gigi lainnya ketika tumbuh, dll

Penderita sakit gigi berlubang, umumnya merasakan nyeri di sekitar gigi dan rahang, pembengkakan, sakit kepala hingga demam.

Cara mengobati sakit gigi
Uumumnya sakit gigi dibarengi dengan gusi yang membengkak yang rasanya amat sakit. Di dalam gusi yang bengkak terkandung nanah yang terkadang berbau busuk.

#1. Buat pola hidup yang sehat
Hal yang sangat utama dalam mengatasi sakit gigi yang menyiksa adalah perbaiki pola hidup, mulai sekarang bersungguh-sungguhlah untuk memperhatikan kebersihan gigi dan mulut.

Hal ini sangat penting, bahkan menjadi langkah paling awal sebelum menggunakan obat. Percuma mengkonsumsi berbagai macam obat “mahal” apabila pola hidup yang diterapkan tidak bersih dan tidak sehat, terutama dalam masalah gigi.

Penting untuk selalu rutin menyikat gigi, yaitu pada pagi dan malam hari menjelang tidur (jangan malas menyikat gigi).

Mungkin pada pagi hari, banyak orang yang mampu melakukannya (menyikat gigi) dengan rutin. Tapi, malam hari sangat sulit untuk dilakukan (karena malas) ingin tidur saja bawannya...

...padahal, HARUS DIKETAHUI bahwa sisa makanan yang menempel pada gigi jika sering dibiarkan, maka sangat dapat merusak gigi.

Kemudian biasakan untuk berkumur, lakukan sesering mungkin, terutama setelah makan. Anda juga bisa  berkumur menggunakan cairan khsuus pencuci mulut, yang manfaatnya untuk membunuh bakteri penyebab bau mulut dan gusi membengkak. Produknya sudah banyak dipasaran.


#2. Ramuan belimbing wuluh
Belimbing wuluh memiliki rasa cukup masam, sehingga memang rasanya kurang enak, akan tetapi memiliki manfaat sebagai anti bakterial untuk menghilangkan bakteri penyebab sakit gigi.

Berikut cara mwmbuat ramuan belimbing wuluh:
  1. Siapkan belimbing wuluh 1-2 biji (pilih yang belum matang).
  2. Tumbuk hngga halus.
  3. Lalu tempelkan ke area gigi yang sakit.
  4. Diamkan selama 10 menit
  5. Lalu bilas dengan cara berkumur menggunakan air hangat.

Bila mampu (gigi tidak dalam kondisi sakit), Anda boleh langsung mengunyah belimbing wuluh.

#3. Cengkeh
Cengkeh banyak diekstrak dalam bentuk minyak. Minyak cengkeh dapat dimanfaatkan dalam mengatasi sakit gigi berlubang. Cengkeh memiliki senyawa anti-inflamasi tinggi yang dapat meminimalisir peradangan gigi. Berikut cara membuat ramuannya;
  1. Siapkan minyak cengkeh secukupnya (dua atau tiga sendok makan).
  2. Teteskan ke kapas, lalu tempelkan ke bagian gigi berlubang.
  3. Diamkan selama 30 menitan
  4. Lalu berkumur dengan air hangat.

Selain itu, cara lainnya yaitu dengan memasukan minyak cengkeh ke segelas air, lalu gunakan untuk berkumur.

#4. Lada / merica
Lada atau merica dapat diandalkan dalam mengobati gigi sensitif, karena memiliki senyawa anti peradangan yang tinggi, yang mampu meredakan nyeri pad gigi. Cara membuat ramuannya:
  1. Campurkan lada bubuk bersama dengan garam dan air hangat hingga membentuk pasta.
  2. Tempelkan pasta tadi ke area gigi berlubang
  3. Diamkan selama 30 menit.
  4. Setelah selesai, berkumur dengan menggunakan air hangat

(catatan: berukumur hingga bersih).

loading...

#5. Biji asam jawa
Biji asam Jawa mampu membunuh bakteri pada area sekitar gigi, selain itu bermanfaat untuk meredakan nyeri dan ngilu berlebihan di sekitar gigi. Cara membuat ramuannya:
  1. Sangrai biji asam jawa secukupnya
  2. Lalu haluskan dengan cara menumbuknya.
  3. Campur halusan tadi dengan air hangat hingga membentuk pasta.
  4. Oleskan merata keseluruh area gigi yang sakit.
  5. Diamkan selama 10-15 menit
  6. Lalu berkumur dengan air hangat.

Agar ramuan dapat memberikan manfaat lebh maksimal, disarankan menambahkan sedikit garam halus.

#6. Serai
Biasanya serai digunakan untuk memasak olahan dalam bentuk sup. Daun ini memberikan aroma khas pada sup dan masakan kuah lainnya. Selain itu, dapat dimanfaatkan dalam mengobati sakit gigi dan mencegah pembengkakan gusi. Berikut cara membuat ramuannya:
  1. Siapkan sereh atau serai sebanyak 40 gram dan siapkan air panas 2 gelas.
  2. Rebus sereh bersama dengan 2 gelas air panas, hingga hanya tersisa satu gelas.
  3. Gunakan ramuan tersebut untuk berkumur.

Selain berkhasat untuk mengobati sakit gigi, juga berkhasat untuk memutihkan gigi.

#7. Getah jarak
Getah pohon jarak mengandung antiseptik, antibakterial, dan antibiotik tinggi, yang dapat membunuh bakteri penyebab sakit gigi berlubang. Caranya:
  1. Siapkan getah pohon jarak yang masih segar (usahakan yang baru aja dipetik).
  2. Lalu teteskan getah jarak tadi ke bagian gigi berlubang sampai rata.
  3. Diamkan selama 30 menit (usahakan) atau minimal 20 menit
  4. Terakhir, berkumurlah dengan air hangat.

#8. Bawang Putih
Bawang putih dapat mengatasi gigi sakit dan gusi bengkak. Bawang putih mengandung zat antiseptic alami yang mampu membunuh bakteri.

Caranya, pertama-tama kupas kulit 1 siung bawang putih. Haluskan bawang putih (sebelumnya dicuci hingga bersih).

Apabila bawang sudah benar-benar halus, masukkan pada gigi yang berlubang atau gusi yang bengkak.


#9. Jeruk nipis
Jeruk nipis ampuh untuk mengatasi sakit gigi yang disertai gusi bengkak. Caranya: pertama-tama siapkan sebuah jeruk nipis untuk diperas di sebuah tempat.

Lalu ambil air perasannya, tambahkan air hangat secukupnya dan campurkan hingga merata.

Lalu berkumurlah dengan ramuan tersebut.

Jangan sampai air tertelan karena mengandung banyak bakteri.

Lakukan secara teratur pada pagi dan malam hari menjelang tidur.

#10. Air Garam
Air garam dapat mengatasi sakit pada gigi yang disertai dengan pembengkakan gusi. Untuk membuat ramuannya, pertama-tama siapkan garam dapur dan air putih hangat.

Lalu campurkan 1 gelas air hangat dengan 1 sendok makan garam dapur. Lalu gunakan air garam tersebut untuk berkumur.

Lakukan secara rutin ketika malam hari menjelang tidur.

#11. Kompres dingin
Celupkan kain handuk ke air dingin (es), peras, lalu tempelkan pada pipi tepat pada sisi gigi yang sakit. Suhu dingin akan membantu meringankan rasa sakit.

Hal-hal lain yang penting diperhatikan:

#12. Sikat gigi yang benar dan rutin
Tidak sedikit orang yang masih salah dalam cara menyikat gigi, keadaan ini mengakibatkan sisa makanan masih tertinggal, yang akhirnya beresko timbul gigi berlubang.

Menyikat gigi yang benar, dilakukan dengan cara gerakan memutar, menyikat gigi umumnya dilakukan  selama 2 menit.

Sikat gigi juga HARUS dilakukan secara rutin, minimal dua kali dalam sehari.

Waktu utama yang anda harus menyikat ggi, adalah epat sebelum tidur di malam hari, dan setelah bangun tidur (sebelum beraktivitas) di pagi hari.

#13. Berkumur setiap habis makan agar sisa kotoran pada gigi tidak terbentuk menjadi asam, yang bisa menimbulkan karang gigi dan gigi berlubang (karang gigi dan gigi berlubang adalah penyebab utama sakit gigi).

#14. Usahakan jangan makan apa pun lagi setelah menggosok gigi.

#15. Gunakan sikat gigi yang ujungnya tampak semakin mengecil agar mudah menjangkau semua bagian gigi.

#16. Pilih sikat gigi yang tidak terlalu kasar, untuk menghindari gusi berdarah yang menyebabkan infeksi.

#17. Batasi konsumsi makanan yang manis-manis dan yang terlalu panas. Setelah makan (terutama makanan yang manis dan sangat pedas) maka segera berkumur.

#18. Sesekali Anda disarankan menggunakan dental floss atau benang gigi untuk membersihkan sela-sela gigi, agar tidak ada kotoran yang tersisa di balik gigi.

#19. Berhentilah merokok, karena merokok berdampak buruk pada kesehatan gigi dan mulut.

#20. Disarankan untuk periksa gigi setiap 6 bulan sekali di klinik gigi, sehingga dokter nantinya akan memberikan tindakan terbaik terhadap kondisi gigi seseorang.

#21. Mengobati sakit gigi dengan obat apotik
Bila sakit gigi sudah menimbulkan bengkak parah, dan bahkan menimbulkan nanah di dalamnya, maka obat di apotik diperlukan untuk penanganan lanjutan.

Apabila rasanya infeksi pada gigi sudah sangat parah, berupa pembengkakan yang juga munculnya nanah, atau juga bentuk pipi yang terlihat membesar (bengkak) karena kelenjar getah bening yang bengkak...

...maka Anda bisa menggunakan obat antibiotik (dengan rekomendasi dari dokter), seperti sulfonamide atau penicillin atau kapsul tetracycline.

Untuk mendapatkan obat tersebut, hendaknya berobat ke dokter gigi, atau cara lainnya dengan bertanya ke apoteker di apotik terdekat, umumnya mereka sudah mengtahui jenis obat yang pas bagi penderita (dengan memperhatikan bentuk sakitnya).

Jenis obat yang menggunakan bahan NSAIDs seperti Aspirin and Ibuprofen, juga dikenal cukup cepat menghilangkan rasa sakit gigi. Selain itu, penggunaan Tylenol juga efektif untuk menghentikan rasa sakit.

Produk obat untuk mengobati sakit gigi:

Super Green Plus SG.
Secara brand, ini salah satu yang paling banyak direkomendasikan. Keunggulan dari obat ini dapat menghilangkan atau mengurangi rasa sakitnya hanya dalam waktu 10 menit saja setelah pemakaian.

Bahannya terbuat dari berbagai bahan herbal alami, seperti nigella sativa (habbatussaudah), Murraya Paniculata (kemuning), zat dari garam galian, dan berbagai mineral lain. Nomor ijinnya dari dinas kesehatan (DEP.KES.RI.NO.PIRT272.100914522). Umumnya harganya 150 ribu per botol.

Cataflam 50 Mg – Kalium Diklofenak
Cataflam termasuk dalam golongan obat NSAID, fungsinya untuk meringankan nyeri pembengkakan atau inflamasi, antipiretik dan nalgesik.

Obat ini tidak disarankan digunakan pada:
  • Penderita penekanan pada sumsum tulang belakang
  • Orang yang pernah menggunakan bypass jantung
  • Alergi pada bahan diclofenat
  • Mempunyai luka lambung atau maag
  • Sariawan, kelainan pada pendarahan
  • Sedang dalam kondisi hamil
  • Mengalami gangguan pada fungsi hati
  • Anak di bawah umur 4 tahun

Umumnya harga obatnya Rp. 15.000 per biji.

Antalgin
Bentuknya tablet dan dikemas dalam strip, harganya Rp. 50.000 untuk 2 strip. Cra mengkomsumsinya dengan diminum langsung.

#22. Penanganan sakit gigi sebelum ke dokter.
Ada beberapa langkah pengobatan sakit gigi yang bisa dilakukan di rumah sebelum menemui dokter, yaitu:
  • Berkumurlah menggunakan air hangat.
  • Bersihkan gigi dengan menggunakan dental floss atau benang gigi.
  • Bersihkanlah bagian yang diduga sebagai sumber sakit gigi dengan obat-obatan antiseptik.
  • Minum obat penghilang rasa sakit, seperti parasetamol. Atau secara alami dengan menggunakan minyak cengkeh yang dioleskan pada kapas.
  • JANGAN PERNAH menggunakan obat-obatan pereda rasa sakit kimia dengan cara dibubuhkan langsung pada bagian gigi yang sakit. Dikhawatirkan merusak jaringan gusi.
  • Sakit gigi perlu penanganan dokter karena akan bertambah parah jika dibiarkan saja

Kapan harus ke dokter?
Bila ada tanda-tanda infeksi, seperti pembengkakan, nyeri ketika menggigit, gusi merah atau terdapat nanah.
  • Sakit gigi terus terasa selama satu hari penuh (atau lebih)
  • Sakit gigi yang disertai demam
  • Kesulitan bernapas atau menelan

Dalam mengobati sakit gigi, dokter gigi pertamakali akan menanyakan riwayat kesehatan Anda dan juga melakukan pemeriksaan fisik.

Dokter akan mengajukan pertanyaan tentang rasa sakit, kapan mulainya, seberapa parah, pencetusnya, hal-hal yang membuat rasa sakit lebih parah, dan hal yang membuatnya lebih baik.

Dokter gigi akan memeriksa mulut, gigi, gusi, rahang, lidah, tenggorokan, sinus, telinga, hidung, dan leher.

Terkadang rongsen gigi atau pemeriksaan lanjutan lainnya juga diperlukan, sesuai dengan kecurigaan sang dokter pada kondisi pasien.

Setelah melakukan pemeriksaan, dokter akan melakukan tindakan atau prosedur terapi yang sesuai dengan penyebab sakit gigi yang pasien alami.

Tindakan penambalan gigi, dilakukan Jika penyebab sakit gigi adalah gigi berlubang yang membuat lapisan saraf terekspos sehingga menjadikan gigi terasa sakit atau ngilu ketika tersentuh makanan atau minuman.

Tindakan perawatan saluran akar, dilakukan pada gigi berlubang yang lebih dalam, karena jaringan saluran akar gigi (pulpa) mengalami infeksi. Pada perawatan ini,i dokter membersihkan jaringan terinfeksi, kemudian menambalnya.

Tinakan pencabutan gigi, Pada beberapa kasus, gigi yang rusak sudah tidak dapat diperbaiki, maka perlu tindakan pencabutan gigi.

Jika ada karang pada gigi, maka perlu dilakukan pembersihan karang gigi, karena karang gigi bisa mengakibatkan rasa sakit pada gigi.

Jika sakit gigi disebabkan oleh pertumbuhan gigi baru yang terjepit di antara gigi lainnya, yang menekan rahang, maka dokter bermungkinan mencabut gigi tersebut.

Gigi yang mengalami pembusukan dan berlubang, biasanya dokter melakukan penambalan. Sebelum ditambal, bagian yang membusuk akan dibersihkan dan disterilkan dari bakteri dahulu.

Cara Mengatasi Gigi Sensitif (Ngilu) Karena Makanan, Berlubang, Ditambal dll

Gigi yang terasa sensitif ini menjadi hal yang sangat tidak disukai, karena akan menjadi sangat merepotkan ketika sedang ingin-inginnya untuk mengkonsumsi sejumlah makanan.

Sngat mengecewakan ketika kita tidak dapat sepenuhnya menikmati makanan favorit karena masalah gigi sensitif atau gigi yang terasa ngilu ini.

Dimana gigi akan terasa ngilu ketika minum-minuman yang dingin, bisa juga terasa ketika makan dengan makanan yang sangat manis ataupun asam.

Yang sangat parah katanya, ada yang sampai merasa seperti ditusuk duri. Sehingga problem gigi sensitif sangat mengganggu segala aktifitas kita sehari-hari sebenarnya.

Gigi ngilu

Kenapa gigi dapat menjadi sensitif?
Umumnya disebabkan karena terkikisnya lapisan email atau karena terpaparnya akar gigi. Gigi menjadi sensitif ketika gusi terbuka, sehingga dentin, lapisan di bawahnya, terpapar berbagai rangsangan.

Dentin terdiri dari bagian dalam gigi dan akar yang terhubung pada ribuan saluran kecil menuju saraf pusat gigi. Sehingga jika gigi terkena rasa dingin, panas, gesekan keras, dsb maka akan memicu rasa ngilu atau sensitif.

Faktor lain pemicu gigi ngilu :
  1. Lubang pada gigi, dimana gigi berlubang bisa menjadi tempat bakteri bersarang.
  2. Efek samping dari proses tertentu, seperti prosedur dari dokter gigi untuk pemutihan gigi maka menimbulkan efek ngilu.
  3. Radang pada gusi
  4. Menyikat gigi yang terlalu kencang.
  5. Terjadi penumpukan plak.
  6. Konsumsi makanan dan minuman yang terlalu asam.

Tips umum cara mengatasi gigi sensitif (ngilu)

1. Memakai pasta gigi khusus untuk gigi sensitif
Karena gigi sudahlah sensitif, maka rajin-rajinlah dalam menyikat gigi, yang minimal 2 kali dalam sehari yaitu ketika pagi hari dan juga menjelang tidur malam, kalau bisa tiga kali dalam sehari (itu lebih baik lagi).

Lalu penting untuk memakai pasta gigi yang memang dibuat khusus untuk penderita gigi sensitif, sehingga mampu untuk mengatasi masalah ngilu yang dialami.

Penggunaan pasta gigi khusus terbukti efektif, karena secara signifikan mampu mengurangi frekuensi timbulnya rasa ngilu.

Selain itu dalam menggunakan pasta gigi khusus gigi sensitif, pada box pasta gigi biasanya terdapat informasi tentang cara pemakaian yang baik dan benar, yang sangat pentiing bagi penderita gigi sensitif.

2. Rajin berkumur
Hal ini juga baik dilakukan, perawatan gigi sensitif bisa lebih efektif dengan rajin berkumur, biasanya setelah Anda selesai makan, maka jangan malas untuk berkumur.

Menfaatnya juga untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang ada di sela-sela gigi, agar bakteri-bakteri tidak bersarang di gigi.


3. Gunakan sikat gigi yang memiliki bulu yang lembut
Sikat gigi yang memiliki bulu yang lembut sangat penting dipilih, terutama bagi yang mengalami masalah gigi ngilu, dimana bulu sikat yang lembut ini bermanfaat untuk menurunkan frekuensi ngilu di gigi.

Rasa ngilu pada gigi bisa timbul karena menggosok gigi yang menggunakan sikat berbulu kasar, sehingga jusru menyakiti gigi itu sendiri.

Tidak jarang ditemui orang-orang yang menyikat gigi yang caranya tidak benar, mengalami rasa nyeri di giginya. Tekanan ketika menggosok gigi juga perlu diperhatikan, jangan terlalu keras dalam menekan.

4. Hilangkan berbagai kebiasaan buruk yang melibatkan gigi
Kalau poin keempat ini lebih kepada masalah iseng, seperti kebiasaan menggertakan gigi ataupun juga menggigiti benda dalam rangka “katanya” untuk mengisi waktu senggang.

Lebih baik pilihlah kegiatan yang bermanfaat, jangan melakukan hal-hal yang iseng-iseng seperti itu yang dapat berakibat buruk pada gigi.

Demikian juga, siapkan gunting di rumah, ketika ingin membuka sebuah bungkus makanan dari plastik, maka gunakan gunting, jangan menggunakan gigi, ini penting diingat.

5. Kurangi konsumsi yang minuman bersoda
Minuman yang bersoda ini mengandung asam yang cukup tinggi, dimana itu berakibat dapat mengeroposkan zat perlindungan pada gigi.

Selain itu minuman bersoda juga biasanya disajikan dalam bentuk dingin, sehingga tidak baik jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dalam setiap harinya.

Minuman yang sangat menyehatkan, yang tidak diragukan lagi, yaitu air putih, yang wajib untuk dikonsumsi dalam setiap harinya, ada yang mengatakan minimal 8 gelas dalam setiap hari.

6. Mengkonsumsi buah apel
Hal yang cukup unik, dimana untuk mengatasi gigi sensitif dengan mengkonsumsi apel, dimana sebenarnya buah apel memiliki kemampuan untuk merangsang produksi air liur.

Pada sejumlah penelitian yang telah dilakukan, bahwa produksi air liur yang kurang, atau mulut yang kering ini mengakibatkan meningkatnya resiko nyeri pada gigi.

Untuk itu cukup penting mengkonsumsi apel, karena apel juga harganya tidak mahal, dan mudah diperoleh.

7. Berkonsultasi ke dokter gigi
Hal ini penting jika masalah pada gigi dirasa sudah parah, atau sangat mengganggu, yaitu bertanya kepada dokter yang merupakan ahlinya...

...maka kita dapat mengetahui kondisi kesehatan gigi dan mulut dengan akurat, yang berdasarkan informasi dari dokter gigi, maka Anda akan memperoleh "petuah" tentang apa yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi.

Cara mengatasi gigi ngilu karena berlubang
Gigi berlubang disebabkan karena terlalu sering makan makanan manis, malas membersihkan gigi ataupun karena cara menyikat gigi yang salah. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi gigi ngilu karena berlubang, dengan menggunakan ramuan alami, yaitu:

Berkumur dengan air garam
Air garam efektif untuk mengatasi ngilu pada gigi, karena garam mengandung sifat anti-bakteri yang mampu membunuh kuman dan virus penyebab gigi ngilu dan berlubang.

Untuk menggunakan ramuan, pertama-tama siapkan segelas air hangat, lalu masukan satu sendok garam, lalu aduk hingga rata. Terakhir berkumurlah dengan ramuan air garam tersebut.

loading...

Minyak cengkeh
 Kandungan antioksidan pada minyak membunuh kuman penyebab ngilu. Cengkeh memiliki kandungan alami dan rasanya seperti air.

Untuk membaut ramuan alami menggunakan minyak cengkeh ini, pertama-tama ambil kapas lalu celupkan pada minyak cengkeh, lalu tempelkan pada gigi yang terasa ngilu.

Bawang putih dan bawang merah
Kedunya adalah bahan alami yang efektif untuk menghilangkan ngilu pada gigi.  Hal ini karena bawang merah dan bawang putih mengandung enzim pembunuh kuman dan bakteri yang bersarang pada gigi berlubang.

Untuk membuat ramuannya, pertama-tama ambill satu siung bawang putih atau bawang merah, lalu taburi sedikit garam, lalu kunyah secara perlahan yang mengenai gigi selama 3 menit.

Menurut laman Searchhomeremedy.com, dengan menempatkan sepotong bawang pada gigi yang terinfeksi dapat mengobati rasa sakit akibat gigi berlubang. Selain itu, sering konsumsi bawang merah maupun putih dapat membantu mengurangi masalah gigi berlubang.

Sehingga dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung bawang di dalam, untuk mengatasi masalah gigi berlubang.

Hindari makanan tertentu
Hindari makanan tertentu yang menjadi pemicu gigi ngilu, seperti makanan yang sangat panas dan sangat dingin.

Hal ini agar masalah gigi ngilu tidak kambuh kembali, yang tentunya akan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Cara mengatasi gigi ngilu setelah ditambal

Ketika Anda tambal gigi, dan setelahnya muncul masalah ketika terkena makanan / minuman yang terlalu dingin dan panas akan terasa ngilu.

Tentunya kejadian itu membuat heran, dan juga cukup menganggu aktivitas sehari-hari, maka tidak jarang ada yang bertanya-tanya, apakah perlu tambal ulang...

Jika Anda pernah mengalami masalah seperti ini, maka sebelumnya juga ada yang pernah bertanya kondisi seperti ini di layanan e-konsultasi Klikdokter.com. Maka saat itu dijawab oleh Drg. Martha Mozartha, M.Si, katanya rasa ngilu setelah menambal gigi sering ditemuinya...

...terutama jika lubang gigi sudah cukup dalam, dan ditambal dengan menggunakan bahan tambal sewarna gigi yaitu resin komposit.

Gigi dapat terasa sensitif (ngilu) jika terkena rangsangan suhu ataupun saat tertekan saat mengunyah. Biasanya, rasa ngilu dapat hilang dengan sendirinya, sehingga pada dasarnya tidak perlu meminum obat anti nyeri.

Akan tetapi, apabila memang ngilu masih terasa setelah satu bulan gigi ditambal, maka perlu melakukan pemeriksaan kembali tambalan tersebut ke dokter gigi yang merawat Anda.

Ada kemungkinan ketika ditambal saat itu, kondisi lubang gigi sebenarnya sudah terlalu dalam, yaitu mencapai rongga yang berisi syaraf dan pembuluh darah. Sehingga dlaam kondisi seperti itu perlu dilakukan restorasi.

Kemungkinan lainnya karena kualitas tambalan yang kurang baik ataupun lubang gigi yang ternyata kurang dibersihkan secara sempurna sebelum peletakan bahan tambal di dalam lubang gigi, sehingga kondisinya yaitu masih ada infeksi di bawah tambalan. Apabila terjadi seperti itu, maka biasanya tambalan tersebut dibongkar, lalu ditambal ulang.

Drg. Martha Mozartha, M.Si juga menyarankan, ketika dalam masalah seperti in, maka untuk sementara waktu gunakan pasta gigi khusus gigi sensitif, lalu hindari mengkonsumsi makanan / minuman yang terlalu panas atau dingin.

Mengatasi masalah gigi ngilu dengan ke dokter gigi
Ketika seseorang memeriksakan diri ke dokter gigi, maka dokter akan mendeteksi penyebab gigi ngilu Anda berdasarkan pemeriksaan, riwayat dan gejala yang disampaikan. Dokter biasanya memberikan beberapa bentuk pengobatan dan saran.

Yang pertama menggunakan pasta gigi dengan formula tertentu khusus untuk gigi sensitif, karena sebagian pasta gigi mampu meredam rasa ngilu.

Kedua, dokter mengolesi gigi  yang sensitif dengan fluoride dan meresepkannya untuk digunakan di rumah, manfaatnya untuk bisa memperkuat email gigi dan juga meredakan rasa ngilu.

Ketiga.  Akar gigi yang telah kehilangan lapisan gusi menyebabkan gigi menjadi ngilu. Sehingga dokter akan melakukan proses pengambilan gusi dari bagian lain, untuk kemudian dipasang pada bagian yang hilang ini.

Keempat. Proses merawat pulpa gigi, yang memberikan dampak cukup besar. Metode pengobatan ini dilakukan jika bentuk pengobatan lain sudah tidak efektif, dimana rasa nyeri juga rasanya sudah tidak tertahankan.

Dokter biasanya juga memberikan saran untuk membatasi makanan dan minuman asam, seperti minuman soda, yogurt, dan jeruk sitrus, karena beresiko mengikis sebagian email gigi terus-menerus.

Selain itu, hindari langsung menyikat gigi setelah baru saja mengonsumsi makanan dan minuman yang rasanya asam. Asam membuat email gigi menjadi lebih lunak, sehingga berakibat mudah terkikis saat disikat.